Andi Arief Sebut Kekuasaan Jokowi Dalam Tekanan

Politikus Partai Demokrat, Andi Arief (Foto: merdeka.com)

JAKARTA, Waspada.co.id – Politikus Partai Demokrat, Andi Arief, menanggapi soal Sekretaris Kabinet Pramono Anung menganjurkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tak datang Kediri untuk meresmikan pembangunan bandar udara.

“Tahun 2007, SBY mengunjungi Kediri. Kunjungan kedua di tahum 2014. Pak Pramono Anung sangat mengerti bahwa tidak ada hubungan Kediri dengan pudarnya kekuasaam Pak Jokowi,” tulis akun Twitter @AndiArief__, dikutip Minggu (16/2).

Andi meyakini, ada pesan yang mendalam dibalik anjuran Pramono melarang Jokowi bertandang ke Kediri, Jawa Timur tersebut.

Soal Sinyal 2024, Sandi Setuju Dengan Jokowi Andi Arief Sindir Pemerintah Soal Pansus Jiwasraya Jokowi Resmikan Kawasan Marina Bay Labuan Bajo

“Ada pesan mendalam bahwa kekuasaan Pak Jokowi sedang dalam berbagai tekanan yang tidak mudah,” tulis dia.

Diketahui, Pramono khawatir kedatangan Jokowi ke Kediri bakal mempengaruhi kelangsungan kekuasaan sebagai Presiden saat ini.

Hal ini menyusul Pramono mengingatkan saat peristiwa Gus Dur, yang turun dari jabatannya sebagai Presiden sepulang dari kunjungan ke Lirboyo, Kota Kediri.

“Karena saya masih ingat, ini mau percaya atau enggak. Gus Dur kondur (pulang) dari Lirboyo tidak begitu lama gonjang ganjing di Jakarta,” kata Pramono saat sambutan di Ponpes Lirboyo Kota Kediri. (inilah/ags/data3)