Aminullah Usman Dikabarkan Maju Pilgub Aceh, Ini Jawabannya

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman muncul sebagai calon Gubernur Aceh masa bakti 2022 - 2027. (Ist)

BANDA ACEH, Waspada.co.id – Nama Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman muncul sebagai calon Gubernur Aceh masa bakti 2022 – 2027, hal ini menjadi perbincangan hangat di seluruh Aceh.

Mantan Dirut Bank Aceh yang akrab disapa Bang Carlos ini unggul diposisi kedua dalam polling yang diadakan oleh pollingkita.com .

Setelah muncul pemberitaan Haji Uma batal maju sebagai Calon Gubernur Aceh, maka nama Aminullah Usman diprediksi akan terus menguat sebagai bakal calon.

Saat dikonfirmasi, Aminullah Usman mengatakan masih melihat berbagai kemungkinan pada akhir 2021 nanti.

” Pastinya akan saya putuskan pada akhir 2021, saat ini saya sedang fokus membenahi Kota Banda Aceh,” Ujarnya.

Namun warga kota Banda Aceh umumnya enggan melepas Bang Carlos ke kursi Gubernur.

Para pedagang dan pelaku UMKM berharap Aminullah Usman melanjutkan periode kedua sebagai Wali Kota Banda Aceh.

“Semasa Pak Amin jadi Wali Kota, kami pedagang kecil sangat diperhatikan, UMKM semakin berkembang, pembenahan pasar menjadi prioritas beliau, apalagi nanti setelah pasar ikan dan daging dipindahkan ke Lampulo, pastinya akan semakin indah kawasan Peunayong, kalau Pak Amin jadi Gubernur kami khawatir pembangunan Banda Aceh akan lamban” Ujar Saifullah, pedagang pasar.

Mantan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal juga memuji keberhasilan Aminullah Usman dalam memimpin Banda Aceh.

Menurut Illiza , selama 2,5 tahun memegang pucuk pemerintahan tertinggi di ibukota Provinsi Aceh, Aminullah telah banyak membawa perubahan positif.

“Kami melihat kinerja Pak Amin, banyak hal yang berubah terutama dalam mengentaskan kemiskinan yang trennya terus menurun,” ungkap Illiza pada acara peringatan Harlah ke-47 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Rumoh PMI Banda Aceh, Minggu (9/2/2020).

Begitu juga dengan penataan kotanya sebagai faktor pendukung destinasi wisata dunia. “Semakin indah dengan taman dan lampu kotanya yang berwarna-warni. Dan yang paling penting, penegakan syariat Islam juga tetap menjadi prioritas,” ungkap Illiza yang juga pernah menjadi orang nomor satu di Banda Aceh.

Pesta demokrasi memilih pemimpin Aceh diwacanakan akan digelar pada 2022, menggunakan dasar UUPA. Meskipun pemerintah pusat sudah mewacanakan Pilpres, Pilkada dan Pileg serentak pada 2024. (wol/ags/data3)

Editor: Agus Utama