Ada Isu Jakarta Jadi Ibu Kota Berakhir di 2020, Ini Kata Mendagri

Mendagri Tito Karnavian (Okezone)
agregasi

JAKARTA, Waspada.co.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan penjelasan terkait status DKI Jakarta sebagai ibu kota yang diisukan akan berakhir pada Juni 2020.

Menurut dia, tahun 2020 ini tidak benar apabila ibu kota akan pindah ke Kalimantan Timur dari DKI Jakarta. Sebab, pemindahan status baru terjadi jika bangunan fisiknya sudah ada.

“Jadi, tidak benar Juni 2020 ke tempat baru dan IKN akan siap pindah secara fisik dan regulasi. Kalau itu sudah siap, baru DKI berubah jadi yang lain,” ujar dia di Kementerian Keuangan Jakarta, Senin (10/2/2020).

Dia menjelaskan status DKI Jakarta akan menjadi pusat bisnis, apabila pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur (Kaltim) sudah selesai.

“Maka itu tak akan ada IKN kedua, pindah ke Kaltim dan DKI harus jadi lain,” ungkap dia.

Dia menambahkan, mengenai pembuatan undang-undang (UU) Ibu Kota Negara (IKN), regulasinya itu sudah masuk dalam Prolegnas 2020-2024.

“Dampaknya IKN di DKI saat ini tentu akan tidak menjadi ibu kota. Pilihannya jadi pusat ekonomi bisnis dan industri,” pungkas dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Jakartadari Fraksi Partai Gerindra M Taufik menyebut nasib DKI Jakarta sebagai ibu kota negara akan segera selesai. Di mana optimistis revisi undang-undang (UU) yang mengubah status ibu kota Jakarta akan selesai Juni 2020 mendatang.