Zidane: Inilah Real Madrid yang Sebenarnya

foto: realmadrid
Iklan

JEDDAH, Waspada.co.id – Real Madrid juara lagi! Meladeni Atletico Madrid di final Piala Super Spanyol yang digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, Senin (13/1), Madrid menang adu penalti 4-1. Sepanjang waktu normal dan tambahan, kedua tim imbang tanpa gol.

Sepanjang laga, Real dan Atletico saling menyerang. Madrid bahkan sempat bermain dengan 10 orang menyusul kartu merah Federico Valverde yang menekel Alvaro Morata. Pasalnya, Morata sudah tinggal berhadapan dengan kiper dan terpaksa dijatuhkan mendekat areal penalti.

Kedua kiper, Jan Oblak (Atletico) dan Thibaut Courtois (Madrid), harus jatuh bangun mengawal gawangnya dari kebobolan. Saat adu penalti, Courtois jadi pemenang. Kiper Timnas Belgia itu membendung tendangan Thomas Lemar, setelah sebelumnya sepakan Saul Niguez membentur tiang. Satu-satunya gol dicetak tim asuhan Diego Simeone disumbangkan oleh Kieran Trippier.

Sebaliknya, empat penendang Madrid yang berhasil menaklukkan Oblak adalah Dani Carvajal, Rodrygo Goes, Luka Modric, dan Sergio Ramos. Bagi Zinedine Zidane, ini menjadi trofi ke-10 yang disumbangkan untuk Madrid selama menjadi pelatih. Selain itu, Zidane tidak pernah kalah di final bersama Madrid.

Namun, pelatih asal Prancis itu mengaku prestasinya merupakan hasil kerja keras para pemainnya. Zizou merasa dirinya bisa selalu menang di final karena begitulah Madrid sebenarnya, mampu memenangkan segalanya hingga layak disebut sebagai salah satu klub terbaik di Eropa, bahkan mungkin dunia.

iklan

“Saya tidak tahu alasan kami bisa memenangkan sembilan gelar dari sembilan final. Mungkin itu karena begitulah klub ini. Namun, sebenarnya tidak mudah (untuk menang di Piala Super Spanyol 2019-2020). Kami mencoba untuk bersabar dan bermain tenang,” ungkap Zidane.

“Di babak pertama kami tidak tahu caranya untuk bisa mendekati gawang mereka, namun kami tetap bersabar. Kami tetap percaya hingga akhir, seperti biasanya. Memenangkan gelar tak pernah mudah dan apalagi ketika melawan Atletico. Inilah Real Madrid yang sebenarnya,” pungkas pelatih berusia 47 tahun itu. (wol/aa/rm/data2)

editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan