Tingkatkan Energi Terbarukan, IPP & Excelso Power Gandeng PLN

Istimewa

MEDAN, Waspada.co.id – Tingkatkan penggunaan energi terbarukan (EBT) PT PLN (Persero) jalin kerjasama dengan lima perusahaan IPP dan Excess Power.

Kerjasama ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam pemenuhan ketahanan energi nasional. Hal tersebut sesuai dengan RUPTL 2019-2028 dimana pemerintah menargetkan bauran pembangkit listrik EBT sebesar 11,4 persen pada 2019 dan akan meningkat menjadi 23,2 persen pada 2028.

General Manager PLN UIW Sumut, Irwansyah Putra menuturkan apresiasinya kepada perusahaan pengembang IPP dan Excess Power atas partisipasinya dalam memperkuat sistem kelistrikan Sumatera Utara.

“Saya sampaikan terimakasih pada PT Semarak Kita Bersama, PT Perkebunan Nusantara II, PT Victorindo Alam Lestari dan PT Ukindo yang telah turut serta membantu program ketahanan Energi Nasional,” tuturnya.

Senada disampaikan Kasubdit Penyiapan Program Bioenergi Ditjen EBTKE Kementerian ESDM Trois Dilisusendi bahwa ini merupakan kejutan luar biasa di awal tahun.

Advertisement

“Pada kesempatan ini pula ditandatangani Surat Perjanjian Jual Beli Listrik (SPJBTL) pelanggan Prioritas Platinum Tegangan Tinggi PT Dairi Prima Mineral dengan daya kontrak 30.000 KVA. Perusahaan yang bergerak di bidang penambangan timah dan seng ini akan menjadi pelanggan Prioritas Platinum kedua PLN UIW Sumut,” terangnya.

Untuk mendukung kebutuhan PT Dairi Prima Mineral PLN akan membangun Gardu Induk Dairi Prima Mineral dan ditargetkan dapat terkoneksi pada November 2021.

Komitmen tersebut terealisasi melalui penandatanganan perjanjian Commercial Operation Date (COD) tiga Independent Power Producer (IPP) dan Excess Power pada 16 Januari 2020 di Balai Agung Astakona Kantor PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara.

Hadir pada acara tersebut Kasubdit Penyiapan Program Bioenergi Ditjen EBTKE Kementerian ESDM Trois Dilisusendi, Vice President Perencanaan Sistem PT PLN (Persero) Hartono, Kapala Bidang Kelistrikan Dinas ESDM Provinsi Sumatera Utara Karlo Purba, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu, Presiden Direktur PT Dairi Prima Mineral Ma Jin Ping, serta perwakilan perusahaan pengembang IPP dan Excess Power.(wol/rls/data3)