Tergiur Uang Rp2 Juta, Warga Asal Aceh Edarkan Sabu 2 Kg

Sat Res Narkoba Polrestabes Medan mengungkap peredaran narkoba jaringan Malaysia, Aceh, dan Medan. (WOL Photo)

MEDAN, Waspada.co.id – Sat Res Narkoba Polrestabes Medan mengungkap peredaran narkoba jaringan Malaysia, Aceh, dan Medan.

Dalam pengungkapan itu, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial FF (32) warga Aceh dengan barang bukti 2 kg sabu yang telah dikemas dalam bungkusan teh warna hijau.

Wakasat Res Narkoba Polrestabes Medan, AKP Dolly Nainggolan, Kamis (30/1), mengatakan awalnya personil mendapatkan laporan bahwa adanya seorang pengendara motor melintas di Jalan Brigjen Katamso, tepatnya di Simpang Jalan Juanda, melihat tersangka FF dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat yang baru saja dari Masjid Raya.

“Melihat tersangka dengan gerak gerik mencurigakan petugas pun menghentikan laju kendaraannya dan melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dolly mengungkapkan saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 2 kg yang telah dikemas dalam bungkusan teh hijau. Lalu, tersangka diboyong ke Sat Res Narkoba Polrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan.

“Saat diinterogasi tersangka mengaku mendapatkan barang bukti sabu dari rekannya berinisial S (DPO) warga Aceh dengan mendapatkan upah sebesar Rp2 juta,” ungkapnya.

Dolly menambahkan, barang bukti narkoba jenis sabu yang disita nantinya akan diedarkan di Kota Medan.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka dikenakan pasal tentang narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara,” pungkasnya.(wol/lvz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN