Serangan Virus Corona Pengaruhi IHSG

Ilustrasi Virus Corona (Istimewa)

MEDAN, Waspada.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
di perdagangan, Jumat (31/1), dibuka menguat di level 6.076,45. Namun penguatan tersebut harus terpangkas selang beberapa menit saja dan IHSG justru diperdagangkan di level 6.060,08.

Analis Pasar Keuangan, Gunawan Benjamin menuturkan bahwa IHSG terus memburuk hingga update terakhir.

“Saat ini IHSG terkoreksi di level 6.043, hanya selisih sekitar 15 menit dari sesi pembukaan,” kata Analis Pasar Keuangan,” tuturnya.

IHSG masih belum kokoh dan diragukan kemampuannya untuk bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan sore nanti. Sektor pariwisata maupun bisnis pada umumnya di China diyakini akan terpukul oleh serangan virus tersebut.

“Negara Amerika Serikat menyatakan melarang warganya untuk berkunjung ke China. Sementara sejumlah ahli menyatakan bahwa di kuartal pertama tahun ini pertumbuhan ekonomi China akan terkontraksi di bawah level 5 persen,” tuturnya.

Hal ini membuat pelaku pasar semakin khawatir dengan kemungkinan buruk yang lebih luas di mana penurunan pertumbuhan ekonomi China akan mempengaruhi kondisi ekonomi global secara keseluruhan.

“Sentimen dari pasar global cukup beragam dan sejumlah bursa di Asia banyak yang menguat pada perdagangan pagi ini. Sejumlah bursa di Amerika Serikat ditutup menguat, sementara di Eropa di tutup melemah,” ucapnya.

“Eropa khususnya Inggris tengah menuju keputusan akhir terkait BREXIT yang lag-lagi menjadi sentimen buruk bagi pasar keuangan dunia. Rupiah sedikit menguat di level 13.645 per US dolar. Rupiah dan IHSG masih dalam kebimbangan, kondisi bisa saja berubah nantinya di sesi penutupan,” tandasnya.(wol/eko/data3)

Editor: SASTROY BANGUN