_
Home / Medan / Revisi RTRW 2031, Partai Gerindra Kritik Habis Pemko Medan
WOL Photo

Revisi RTRW 2031, Partai Gerindra Kritik Habis Pemko Medan

MEDAN, Waspada.co.id – Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan menilai bahwa, tata ruang Kota Medan berantakan dan telah menghilangkan jati dirinya sebagai kota idaman. Hal itu dikarenakan begitu ganasnya kelompok bisnis dan elite kota memanfaatkan bagian-bagian kota yang sebenarnya tidak pantas dijadikan kegiatan bisnis.

Juru bicara Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan, dalam sidang paripurna pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Pengantar Wali Kota Medan atas Ranperda Kota Medan tentang Perubahan atas Perda Kota Medan Nomor 13/2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)
tahun 2011 sampai dengan 2031 di ruang rapat paripurna, Senin (13/1), Dedy Aksyari Nasution mengatakan sebuah kota tidak bisa dilepaskan dari upaya mengejar kehidupan kota yang effisien.

Dampak dari penyusunan pola ruang dan struktur ruang yang tepat akan menciptakan pemerataan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat kota.

“Harusnya tidak ditemukan lagi ada sudut kota yang tertinggal dalam sebuah kota yang maju/metropolitan. Penduduk kota pun hidup menyebar karena tidak ditemuinya lagi masalah transportasi dan lalu lintas kota serta pemusatan kegiatan masyarakat pada satu titik. Fraksi Partai Gerindra mempertanyakan terkait permasalahan ini, apakah permasalahan transportasi dan lalu lintas sudah diatasi dengan baik oleh pemerintah kota medan,” ucapnya.

Fraksi Partai Gerindra berpandangan bahwa Kota Medan saat ini pantas disebut sebagai unmanaged city. Kota ini, dilihat dari susunan tata ruang kota tidak lagi merupakan kota idaman seperti yang dimaksudkan pada awal pendirian sebuah kota. Dan kota ini pun tidak mungkin dapat ditata ulang sebagai sebuah kota harapan.

“Lalu upaya dan langkah-langkah strategis apa saja yang dapat dilakukan saat ini oleh pemerintah kota untuk menekan dampak negatif dari kehancuran tata ruang kota yang telah terjadi? Fraksi Partai Gerindra berpandangan bahwa ini bukan sebuah pekerjaan yang mudah. Dan tentu tidak instan, hal ini memerlukan kesungguhan dan keberanian dari pemko medan,” katanya lagi.

Fraksi Partai Gerindra berpandangan bahwa hendaknya Pemko Medan menyadari keadaan ini dan memulai segera rehabilitasi tata ruang kota secara sungguh-sungguh, tidak hanya berupa angan-angan saja. Karena sejatinya upaya ini akan dapat dikenang oleh stakeholders sebagai sebuah prestasi kerja Pemerintah Kota Medan.

Pada penyusunan pola ruang Pemerintah Kota Medan seharusnya menetapkan peruntukan ruang dalam kota untuk fungsi lindung (ruang terbuka hijau/RTH) dan peruntukan ruang kota bagi fungsi budidaya seperti pusat bisnis dan hiburan, pusat pelayanan masyarakat seperti sekolah, rumah sakit dan sebagainya. “Pada intinya dengan adanya revisi rencana tata ruang wilayah ini, sudah seharusnya diprioritaskan untuk menambah pendapatan asli Kota Medan,” sarannya.

Perkembangan Kota Medan memang cenderung memusat pada inti kota yang berimplikasi terhadap keterbatasan lahan. Ditambah lagi pembangunan yang dilakukan secara vertikal serta adanya trend permintaan pasar terhadap kebutuhan lahan dalam skala besar. Seharusnya, dengan adanya revisi RTRW ini sejatinya memberikan kemudahan dan mempercepat perkembangan terhadap Kota Medan.

“Sebagai contoh, hutan lindung di bagian Utara Medan, ditempat ini masih harus diberi zonasi agar kita tahu mana yang daerah pemukiman dan menjadi ruang terbuka hijau (RTH). Dengan demikian pembangunan yang dilakukan ke depannya tidak lagi menimbulkan permasalahan. Program dan langkah seperti apa yang dilakukan oleh Pemko Medan untuk zonasi hutan lindung di bagian utara tersebut,” pungkasnya seraya memohon tanggapan dan penjelasan Plt Wali Kota Medan.(wol/mrz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Butong Ajak Pelajar se-Medan Utara Jauhi Narkoba dan Pergaulan Bebas

MEDAN, Waspada.co.id – Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Gerindra Surianto SH, menyebut narkoba adalah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.