Poltekbang Medan Undang Praktisi Penerbangan Asal Belgia

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan menggelar kuliah umum dengan menghadirkan praktisi penerbangan dari Belgia, I Putu Wira Millyaman, Senin (27/1) kemarin.

Kuliah umum yang membahas mengenai perawatan pesawat udara ini diberikan kepada taruna taruni Prodi diploma Teknologi Pemeliharaan Pesawat Udara dan Non Diploma Teknik Pesawat Udara.

Kuliah umum dibuka oleh Wakil Direktur I, Liber Tommy Hutabarat ST M.Pd. Bertindak sebagai moderator, Kepala Sub Bagian Akademik, Hadi Prayitno SST MA.

Dalam kesempatan tersebut, I Putu yang menjabat sebagai Senior Aircraft Maintenance II LGG Line Maintenance Rue De’I Aeroport Grace Hollogne, Belgium ini juga menyampaikan kepada taruna taruni untuk bersemangat dalam belajar jika ingin memperoleh pekerjaan diluar negeri seperti dirinya.

“Jika ingin bekerja, ada persyaratan khusus yang harus kita miliki agar bisa diterima,” ujar Putu yang masih berkebangsaan Indonesia ini.

Persyaratannya adalah harus berpengalaman di bidang yang sudah dipilih. Kemudian memiliki licensi yang memadai.

“Selain itu juga harus memiliki keterampilan berbahasa Inggris dengan grade medium untuk bisa berkomunikasi dengan teknisi asing dan pilot,” ujarnya.

Kemudian yang terakhir memiliki jaringan kerja. “Net working sangat dibutuhkan dalam dunia bekerja di luar negeri, “imbuhnya.

Sementara itu Wakil Direktur I Liber Tommy Hutabarat berharap apa yang disampaikan dalam kuliah umum bisa menambah pengetahuan dalam perawatan pesawat udara dan juga motivasi untuk giat belajar.

“Beruntunglah para taruna taruni yang mendapatkan kuliah umum hari ini karena langsung dari seorang yang sangat berpengalaman di bidangnya,” ujar Tommy.

Dunia kerja bukan hanya di dalam negeri, sambung Tommy, tetapi juga di luar negeri. “Jika bisa bersaing di dunia internasional, maka Poltekbang Medan bisa mendunia karena telah menghasilkan lulusan yang baik,” imbuhnya.

Dalam tahun ini Poltekbang Medan akan melakukan pertukaran tenaga pengajar dan taruna keluar negeri. Ini dilakukan agar lulusan Poltekbang Medan bisa bersaing baik di lokal maupun internasional. (wol/mrz/data2)

Editor: Agus Utama