Pembunuh Hakim PN Medan, Diancam Hukuman Mati

Humas Pengadilan Negeri Medan, Erintuah Damanik.

MEDAN, Waspada.co.id – Pembunuh hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin, yang dilakukan oleh istrinya sendiri, Zuraida Hanum (ZH) sebagai otak pelaku dan dibantu dua eksekutor Jefri Pratama (JP) dan Reza Fahlevi (RF) diancam dengan hukuman mati.

Humas Pengadilan Negeri Medan, Erintuah Damanik, menegaskan ancaman pidana untuk pelaku pembunuhan berencana akan dikenakan dengan Pasal 340 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati.

“Faktanya nanti kita lihat di persidangan berencana atau tidak, yang jelas kalau misalkan itu terbukti berencana maka akan dikenakan hukuman mati,” ungkapnya kepada Waspada Online, Kamis (16/1).

Erintuah Damanik yang juga dipercaya sebagai Hakim PN Medan menjelaskan, kalau kasus pembunuhan yang dilakukan oleh orang terdekat biasanya itu pembunuhan berencana.

“Tapi biasanya kalau melibatkan orang dekat atau orang dalam, biasanya pembunuhan berencana,” ucapnya.

Namun, Erintuah menegaskan kembali kalau pengadilan akan tetap profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya. Walaupun dalam kasus pembunuhan sahabat karirnya sendiri yakni Jamaluddin.

“Yakin dan percayalah kalau pengadilan akan menyidangkan perkara ini di dalam jalurnya atau sesuai dengan fakta. Tidak ada atas dasar sentimen, tidak ada berdasarkan hubungan kedekatan, tetap akan berdasarkan fakta-fakta yang ada di persidangan,” pungkasnya.

Diketahui, Hakim Jamaluddin ditemukan tewas di mobilnya Toyota Land Cruiser Prado BK 77 HD hitam di areal perkebunan sawit di Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (29/11/2019) siang pukul 13.30 WIB lalu.(wol/ryan/data2)

Editor: SASTROY BANGUN