Pebisnis Kopi Kota Medan Bisa Jadi Pelaku Pasar Internasional

MEDAN, Waspada.co.id – Bisnis kopi telah lama bergeliat di Kota Medan. Banyak anak muda dan kaum dewasa kini terjun ke bisnis menjanjikan ini. Lalu, bagaimana cara pebisnis kopi di Kota Medan ini bisa menjadi pelaku utama di pasar internasional?

Bahasan inilah yang menjadi salah satu topik diskusi pengusaha muda Kota Medan, Bobby Afif Nasution, dengan Agustinus Ompusunggu, di Sabda Coffe, Jalan Panca Marindal Medan.

“Kami berdiskusi soal pengelolaan kopi. Bang Bobby tadi ada singgung pengelolaan kopi,” jelas Agustinus pemilik Sabda Coffe yang sudah berkecimpung selama 8 tahun di bisnis kopi, Sabtu (18/1).

Pria kelahiran Sidikalang itu menjelaskan, jika bicara tentang kopi, maka bicara hilir dan trading. Kopi dari hilir mencapai ke hulu. Bagaimana menggaet investor untuk bisnis kopi di Kota Medan agar bisa lebih berkembang.

“Jadi saya dan Bang Bobby sepakat bagaimana penguatan trading. Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku kopi. Kami dari pelaku kopi ya sangat support jika ada yang peduli,” ungkapnya.

Lebih dilanjut, dikatakan Agustinus, fokus pembicaraan bersama Wakil Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu bertujuan untuk mengembangkan industri kopi khususnya di Kota Medan.

“Bang Bobby tadi kasih pandangan, bisa datangkan buyer, bisa datangkan investor. Itu yang kami tunggu. Apakah kita yang ke daerah, jumpain calon buyer atau mereka yang datang ke sini,” papar pemilik sertifikat barista dan penyuluh keamanan pangan dari juri kopi tersebut. Agustinus pun mengakui Medan sebagai kota perdagangan yang potensial.

“Medan ini kan kota trading untuk berjualan kopi. Jadi kalau kami pelaku kopi Medan berpikirnya bagaimana jualan kami. Bagaimana ujung-ujungnya kopi laku,” ujarnya.

Sementara itu, Bobby Nasution yang juga berkecimpung dalam bisnis kopi dalam setiap kesempatan memang selalu mengajak pelaku industri di Kota Medan untuk berkolaborasi. Tujuannya agar pelaku industri di Kota Medan bisa lebih maju dari sebelumnya.

“Dengan kolaborasi, maka pelaku kopi bisa menghasilkan produk dengan nilai jual yang lebih baik. Dari segi packaging dan lainnya,” tuturnya.

Bobby juga menegaskan, siap membantu mendatangkan investor agar pelaku kopi di Medan bisa merambah pasar internasional.

“Jadi mereka bisa jadi pelaku langsung, tidak hanya menonton saja,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN