Kota Medan Belum Ramah Bagi Kaum Difabel

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Infrastruktur Kota Medan menjadi topik diskusi Muhammad Bobby Afif Nasution dengan Ahmad Faury, yang dikenal sebagai tokoh difabel inspirasional dari Sumatera Utara.

Mereka berdiskusi panjang terkait kondisi Kota Medan saat ini, khususnya kondisi sosial dan infrastruktur yang ramah difabel.

“Kami berbincang problematika sosial di Kota Medan. Juga soal solusinya dan proyeksi ke depan untuk Kota Medan juga soal kaum milenial Kota Medan,” jelas Ahmad Faury yang juga pendiri Meja Inspirasi.

Kepada ayah Sedah Mirah Nasution itu, Faury menyampaikan soal kondisi Kota Medan yang infrastrukturnya belum ramah disabilitas, terutama pada fasilitas publik.

“Iya, seperti itu. Setiap mall atau halte juga tidak atau sangat kurang ramah disabilitas,” terangnya, Kamis (9/1).

Di sisi lain, keduanya juga mendiskusikan masalah pendidikan, pengembangan UMKM untuk anak muda dan milenial. Tujuannya, agar anak milenial Kota Medan lebih produktif dan kreatif.

“Strategi mengembangkan UMKM untuk kaum muda dan milenial. Tentang pendidikan generasi milenial yang kurang paham pentingnya pendidikan dalam membangun karakter diri yang kreatif dan produktif. Karena revolusi pendidikan belum masuk ke ranah pemikiran generasi milenial,” terang Ahmad Faury Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut tersebut.

Menurutnya, generasi muda saat ini perlu dirangkul sehingga potensi yang mereka miliki dapat tersalurkan secara positif.

“Memberi ruang bukan peluang. Karena jika diberikan ruang maka muncul peluang,” pesan Faury kepada Bobby.

Sementara, Bobby Nasution mengaku sangat senang bisa bertemu langsung Ahmad Faury.

Pengusaha muda sukses Kota Medan ini nilai, Ahmad Faury sosok motivator kepada pemuda, pelajar, mahasiswa dan kalangan masyarakat umum.

Suami Kahiyang Ayu itu pun mengapresiasi wadah aspirasi dan apresiasi bagi kaum muda yang digagas Faury.

“Saya mengajak Bang Ahmad Faury untuk berkolaborasi mengembangkan kreativitas anak milenial Kota Medan. Kemarin kita sudah bertemu dengan anak muda yang bergerak di bidang industri kreatif,” jelas Bobby.

Besar harapannya, kolaborasi yang dilakukan nanti membawa berkah bagi Kota Medan. Dengan begitu, Kota Medan bisa bersaing dengan kota-kota lain di Indonesia khususnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN