_
Home / Medan / Kapoldasu Sampaikan Pesan Kamtibmas Saat Safari Jumat
Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin, mengunjungi Masjid Alhurriyah, Jalan M Yakub, Kecamatan Medan Perjuangan, Jumat (24/1). (WOL Photo)

Kapoldasu Sampaikan Pesan Kamtibmas Saat Safari Jumat

MEDAN, Waspada.co.id – Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin, mengunjungi Masjid Alhurriyah, Jalan M Yakub, Kecamatan Medan Perjuangan, Jumat (24/1).

Usai jamaah melaksanakan Salat Jumat, Martuani menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas didampingi Wakapolda Sumut Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto, Kabid Humas Poldasu Tatan Dirsan Atmaja, Kapolsek Medan Timur M Arifin, dan seluruh pejabat utama Polda Sumut.

Kehadiran orang nomor satu Poldasu itu disambut para jamaah tak terkeculi ibu-ibu yang hadir di masjid yang dalam renovasi tersebut.

Martuani mengungkapkan, kehadiranya di Masjid Alhurriyah untuk memperkenalkan diri sejak bertugas lima pekan.

“Kami punya program untuk memperkenalkan bahwa polisi tak bisa sendiri mekasanakan tugas Kamtibmas tanpa jalani kerjasama dengan masyarakat khusnya di lingkungannya sendiri,” ungkapnya.

Selama 5 pekan pertama kepemimpinan dirinya di Sumut, sedikitnya 30 kg sabu telah digagalkan peredarannya oleh polisi. Juga, tiga orang jaringan pengedar telah ditembak mati.

Menurutnya, itu sebagai bukti keseriusan mereka dalam hal pemberantasan narkoba. Namun, meski begitu bukan berarti kata dia, penindakan terhadap kejahatan narkoba yang mereka lakukan sudah berhasil. Penindakan akan efektif bila aparat TNI dan Polri juga didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Ada adagium dalam dunia kejahatan, kalau ditangkap polisi 30, yang lolos pasti lebih banyak. Karenanya kita minta bantuan ustad, alim ulama. Karena apa? Taruhannya anak-anak kita,” kata Martuani, ancaman narkoba kata dia, adalah ancaman bagi keluarga. Perlu pencegahan dini dari keluarga untuk mengawasi anak-anak.

“Kalau pulang anak ditanya. Sekali-sekali periksa kamarnya. Razia kamarnya. Ketika dia tidur, razia dompetnya apa isinya. Untuk apa? Kalau dari awal kita tahu, maka lebih mudah mengobati,” ungkapnya.

Sumut menurut Martuani, pada awalnya adalah jalur lintasan narkoba dari beberapa negara yang disinyalir menjadi pemasok barang haram itu. Beberapa negara itu antara lain Myanmar, Thailand, serta Malaysia. Namun, belakangan, Sumut kemudian juga menjadi pasar besar narkoba.

“Anggota saya ada 23 ribu, dengan 33 kabupaten/kota. Polres, Polsek ada 270, sementara ada 450 kecamatan. Artinya kami tidak bisa sendiri dengan keterbatasan ini,” pungkasnya.(wol/lvz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Kapolsek Medan Timur Ajak Warga Jaga Kerukunan Umat Beragama

MEDAN, Waspada.co.id – Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin, mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjaga ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.