JK Tak Masuk Kepengurusan Golkar, Bamsoet: Barangkali karena Sibuk

Jusuf Kalla (Okezone)
agregasi

JAKARTA – Partai Golkar sudah mengumumkan susunan kepengurusan periode 2019-2024. Namun, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tidak tercantum dalam kepengurusan tersebut.

Bambang Soesatyo atau Bamsoet yang didapuk sebagai Wakil Ketua Umum dalam struktur terbaru Partai Golkar, menduga JK masih punya banyak kesibukan sehingga tidak dimasukkan ke dalam kepengurusan.

Namun, Bamsoet meyakini JK akan tetap membantu Partai Golkar, meski tak masuk struktur kepengurusan periode saat ini.

“Karena untuk akomodir semua memang harus bisa, tapi barangkali Pak JK-nya karena kesibukan tidak ingin dimasukkan, tapi akan terus membantu,” ujar Bamsoet di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Menurut Bamsoet, meski JK tak masuk dalam kepengurusan, kecintaan sang senior kepada Golkar tidak akan lepas. Sehingga akan tetap berkontribusi ke partai berlambang beringin itu.

“Menurut saya, kebiasaan dari Golkar masuk atau enggak masuk (di pengurusan), tetap kecintaan senior kepada Partai Golkar enggak akan pernah lepas,” ujar Bamsoet.

Di sisi lain, Ketua MPR RI ini mengatakan alasan lain mengapa JK tidak masuk ke pengurusan bisa saja karena keberatan. Sama halnya dalam kepengurusan Golkar beberapa waktu lalu.

“Dulu Pak JK tidak masuk karena memang Pak JK keberatan untuk masuk kepengurusan. Itu disampaikan juga kepada saya, tapi ketum sudah bertemu dengan Pak JK, ya itulah hasilnya,” kata Bamsoet.