Gus Irawan Soroti Beberapa Isu Terkait Energi di Sumatera Barat

foto: istimewa

PADANG, Waspada.co.id – Dalam kunjungan kerjanya ke Sumatera Barat, Padang, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu menyoroti beberapa isu. Seperti diketahui, ada beberapa isu yang mencuat di Provinsi Sumbar, diantaranya yakni pada bidang energi.

Kementerian ESDM setempat pada tahun 2019 menyatakan, geothermal atau panas bumi adalah aset sumber daya alam Provinsi Sumbar yang dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit tenaga listrik yang potensinya dapat mencapai 1600 MW pada 16 titik.

Pemanfaatan geothermal sebagai tenaga listrik ini sesuai dengan arah Kebijakan Energi Nasional (KEN) yang mengurangi bahan bakar fosil dan meningkatkan pemanfaatan EBT. “Secara rasio sumber energi di Sumatera Barat sangat baik, namun belum teroptimalkan. Oleh karena itu kami mendorong hal ini agar bisa dioptimalkan. Ke depan pengembangan energi di Sumatera Barat harus lebih fokus pada energi baru dan terbarukan,” kata Gus Irawan Pasaribu, di Padang, belum lama ini.

Sementara terkait kelangkaan BBM, Gus mengatakan, pihak Pertamina telah memberikan jaminan bahwa jelang natal dan tahun baru tahun ini, stok BBM di Sumbar tidak akan mengalami kelangkaan.

“Provinsi Sumatera Barat baru-baru ini juga mengeluhkan terjadinya kelangkaan BBM di hampir seluruh SPBU di wilayah Sumbar, yang mengakibatkan terganggunya jalur lalu lintas. Program BBM satu harga juga memng masih mengalami kendala di Provinsi Sumbar, terutama di wilayah 3T yaitu terdepan, terluar, dan tertinggal,” paparnya.

Pada sektor pertambangan, lanjut Gus, kegiatan eksploitasi hasil tambang yang cukup masif juga menjadi permasalahan tersendiri. “Kegiatan pertambangan yang berstatus Non C&C tentunya tidak menerapkan kaidah good mining practice, sehingga sangat berpotensi besar menimbulkan permasalahan pada masyarakat Sumbar, terutama jika kegiatan pertambangan sudah keluar dari lokasi izin usaha pertambangan (IUP) dan mulai mengarah ke pemukiman,” pungkasnya. (wol/min/data2)

Editor: Agus Utama