Bos Begal Ditembak 30 Kali Beraksi

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Medan membekuk 3 pelaku begal yang tak segan melukai korbannya dengan senjata tajam.

Adapun ke tiga begal yang ditangkap di lahan garapan Lau Dendang bernama Feri Irawan alias Feri Tatto, M Airul Fajar, dan Heri.

Dalam penangkapan itu, petugas terpaksa menembak kedua kaki tersangka Feri Tatto karena berusaha melakukan perlawanan.

Kanit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Medan, AKP Bambang Gunanti Hutabarat, mengatakan kawanan begal ini sudah 30 kali lebih beraksi dan bos begal Feri Tatto pernah terlibat kasus pembunuhan pada tahun 2007.

“Kawanan begal ini beraksi di jembatan Jalan Perhubungan, Desa Lau Dendang, merampok korban Syapari (24) warga Jalan Tangkul, Kelurahan Indrakasih, Kecamatan Medan Tembung,” katanya, Rabu (29/1).

Atas kejadian itu, Bambang menuturkan korban membuat laporan pengaduan nomor: LP / 249 / XI / 2019 / SPKT Percut, tanggal 10 November 2019.

Menindaklanjuti laporan korban, Tim Tekab Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Medan bergerak melakukan penyelidikan. Pada, Kamis, 23 Januari 2020 petugas mendapat informasi keberadaan seorang pelaku, Feri di sekitar Lau Dendang. Petugas langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap tersangka.

Dalam pengakuannya, dia melakukan aksi begal itu dengan dua rekannya yaitu, Fajar dan Heri. Petugas bergerak cepat dan berhasil mengamankan dua tersangka lainnya.

Namun saat para tersangka diajak untuk melakukan pengembangan keberadaan barang bukti lainnya, tersangka Feri sempat menyerang petugas dengan menggunakan samurai.

Tembakan peringatan yang diletuskan petugas tak diindahkan tersangka. Akhirnya petugas menembak kaki tersangka Feri.

“Sepeda motor itu mereka jual seharga Rp2,8 juta. Dua tersangka, Fajar, dan Heri hanya mendapatkan bagian masing-masing Rp200 ribu. Sedangkan sisanya untuk tersangka, Feri,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN