_
Home / Medan / Peringatan Maulid Nabi, Rasulullah Itu Suri Tauladan Yang Baik
WOL Photo

Peringatan Maulid Nabi, Rasulullah Itu Suri Tauladan Yang Baik

MEDAN, Waspada.co.id – Ratusan jamaah membanjiri tabligh akbar di aula gedung Politeknik Teknologi Kimia Industri (PTKI) Medan Jalan Menteng VII Kecamatan Medan Denai, Sabtu (7/12).

Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassallam 1441 Hijriah/2019 Masehi, menghadirkan Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga serta ustadz kondang KH Tengku Zulkarnain.

Peringatan Maulid Nabi ini mengusung tema “Sesungguhnya Telah Ada Pada (diri) Rasulullah Itu Suri Tauladan Yang Baik”. Dalam kesempatan itu pula, Ihwan mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada masyarakat Kota Medan yang sudah berpartisipasi memberikan hak suaranya pada Pemilu maupun Pilpres secara damai.

“Walaupun keberuntungan saat pencoblosan April lalu belum berpihak kepada kita, namun perjuangan belum berakhir. Kita akan tetap berjuang dan terus berjuang khususnya untuk mengembangkan jumlah jamaah pengajian kita,” ungkapnya.

Ihwan sangat mengapresiasi antusiasme jamaah yang hadir dan dominasi kaum emak-emak dari berbagai kecamatan tersebut. Menurutnya, itu adalah bentuk perjuangan yang sangat luar biasa dalam menjalin silaturahmi dan siar agama. “Saya bangga kepada bunda-bunda saya, emak-emak saya sekalian,” imbuhnya.

Usai Ihwan memberikan kata sambutan, acara dilanjutkan dengan tausiah yang dibawakan Wakil Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Tengku Zulkarnain. Sang ustadz mengajak seluruh jamaah khususnya umat Islam untuk selalu bersyukur atas karunia yang diberikan Allah Subhanahu Wata’ala.

“Dari 18.000 jenis makhluk yang Allah ciptakan, dan jika semuanya melawan, Allah tidak berkurang kekuasaannya. Allah tetap Allahu Akbar. Seandainya seluruh makhluk siang dan malam menyembah, Allah takkan bertambah besar. Allah tetap Allahu Akbar. Allah juga maha kaya. Seandainya seluruh makhkuk mengambil apa yang Allah ciptakan, tak berkurang sedikitpun. Ada 7,6 miliar manusia ambil ikan di laut siang dan malam, tapi ikan di laut tak pernah habis,” ucapnya.

Kemudian ustadz Tengku Zulkarnain mengatakan, saat ini sedikit ulama yang berani mengatakan hak dan bathil.

“Umat Islam sekarang ini terbagi 3. Yang pertama hanya melihat-lihat atau tidak mau tahu, yang penting kelompoknya selamat. Yang kedua menjadi penjilat, bergabung ikut membuat kerusakan dan yang ketiga melawan kebathilan. Nah, kelompok yang paling banyak dimaki-maki orang adalah yang ketiga,” jelasnya dan diiringi kata takbir dari para jamaah.

Ustadz Zulkarnain juga mengajak seluruh jamaah untuk tidak takut miskin. Karena Allah itu Maha Kaya dan memiliki segalanya. “Makanya saya ajak kita semua mengaji supaya kita yakin sama Allahu Subhanahu Wataala. Bahwa Allah memberi rezeki kepada siapa Allah kehendaki sebab semua makhluk Allah beri rezeki,” tandasnya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Masjid Amal Silaturrahim Digusur, MUI Pusat Siapkan Tim Hukum

MEDAN, WOL – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat memastikan telah mempersiapkan Tim Hukum MUI untuk ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.