PDIP Gandeng 14 Lembaga Survei di Pilkada 2020

ANTARA

JAKARTA, Waspada.co.id – Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mempersiapkan diri dengan menggandeng 14 lembaga survei untuk menentukan bakal calon kepala daerah yang diusung.

“Kami adakan survei, gandeng 14 lembaga survei. Bacalon dipersilakan memilih. Semua survei maksimal tanggal 5 Desember sampai DPP,” ujar Wakil Sekjen PDIP, Arif Wibowo, Sabtu (14/12).

Arif menjelaskan survei internal partai juga akan kembali dilakukan pada Februari hingga Mei 2019. Sebelum pendaftaran Pilkada dilakukan pada Juni 2020. Akan tetapi, Arif menyebutkan survei bukan satu-satunya indikator.

“Ada tes psikotes juga dan pertimbangan lain. Apakah misalnya loyal dengan partai, dan lain-lain,” katanya.

Nantinya, sejumlah nama yang direkomendasikan untuk diusung PDIP akan diumumkan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Rencananya, ada 44 rekomendasi pencalonan yang akan diputuskan.

Advertisement

Partai berlambang kepala banteng itu juga memastikan tak akan mengusung mantan terpidana kasus korupsi. Padahal, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tak melarang hal tersebut.

“Eks napi sudah pasti tidak direkomendasikan. Tidak dilarang memang, karena UU bilang boleh, jadi silakan daftar, tapi kami tekankan kalau tidak akan direkomendasikan,” ujar Arif. (wol/aa/republika/data2)

Editor AUSTIN TUMENGKOL