Payung Hukum Kartu Pra Kerja Segera Diketok Palu

Menteri Tenaga Kerja Ida Fuaziah (foto: Okezone)
agregasi

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) tengah menggodok kartu pra kerja untuk segera di-lounching pada 2020 mendatang.

“Sekarang dalam proses persiapan sedang digodok payung hukumnya. Setelah itu kita akan launcing,” kata Menteri Ketenaga Kerjaan, Ida Fauziah kepada wartawan, Sabtu (30/11/2019).

Menurut Ida yang juga Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menjelaskan nantinya kartu pra kerja bakal diberikan kepada para pencari kerja dan pekerja yang menjadi korban PHK dari perusahaannya.

“Penerima adalah ,Wni mereka pencari kerja atau pekerja yang kena PHK,” tuturnya.

Nantinya, para penerima kartu pra kerja khususnya pekerja yang di PHK akan diberikan pelatihan dalam kurun waktu yang ditentukan.

“(Nanti diberikan pelatihan), ada waktunya, sesuai kebutuhannya. Antara pelatihan 1 ke 2 kan beda-beda,” ucapnya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kabinet Indonesia Maju untuk mempersiapkan program kartu Prakerja yang akan direalisasikan pada awal Januari 2020. Jokowi menginginkan pemegang kartu Prakerja nantinya bisa dapat memilih langsung bidang pelatihan atau kursus yang diminati lewat platform digital dari pemerintah.

“Jadi mereka bisa memilih pelatihan yang diminati, misalnya barista kopi, animasi, desain grafis, bahasa Inggris, komputer, teknisi programming, coding, dan lain-lain,” kata Jokowi.