Natal STIKP Medan, Sakhyan: Mahasiswa Semua Sama, Tidak Ada Perbedaan

MEDAN, Waspada.co.id – Untuk memperingati Hari Natal Tahun 2019, Keluarga Mahasiswa Kristen (KMK) Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIKP) Medan, menggelar liturgi ragam bahasa seperti Bahasa Batak Toba, Bahasa Simalungun, Bahasa Pakpak, Bahasa Aceh, dan Bahasa Jawa.

Acara yang diberi tema “Hargailah Waktu” ini, dihadiri oleh Ketua STIK-P Medan Sakhyan Asmara, Pendeta Marolop, Mahasiswa STIKP, dan masyarakat umum.

Ketua Panitia Natal, Nando Marpaung, menjelaskan tema kali ini bertujuan untuk mengingatkan kawan-kawan khususnya non muslim untuk selalu mengingat waktu dalam melaksanakan Hari Natal, mau dalam perayaan, dan juga persiapan.

“Sebagai mahasiswa harus saling membantu untuk memberikan semangat Natal dan menyebarkan,” jelasnya, di Aula HAI, Kampus STIKP, Jalan Sisingamangaraja No. 84, Kecamatan Medan Kota, Rabu (11/12) Malam.

Di lain sisi, Sakhyan Asmara menjelaskan, kalau di matanya semua mahasiswa kampus STIKP sama, tidak ada yang dibeda-bedakan.

Advertisement

“Semua mahasiswa di kampus ini sama, saling membantu dan tidak ada pembedaan” tutur Sakhyan dalam sambutannya.

Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB – 22.00 WIB ini berlangsung meriah dan penuh kegembiraan, semua tamu yang hadir merasakan hadirnya Hari Natal. Pasalnya, panitia KMK Kampus STIKP, Julia Permata Sari Ginting juga mempersembahkan sebuah lagu yang berjudul ” Pulang” dengan iringan puisi yang dibacakan oleh Gebriella Sri Rizky Pangaribuan.

“Menyenangkan, bagus, dan saya sangat terkesan ketika pertama masuk, ada kawan-kawan yang juga muslim, jadi saya merasa di sini toleransinya tinggi. Biar beda agamapun mau mengikuti acara seperti ini dan mau berpartisipasi,” tutur Dina Saragih salah satu peserta yang hadir

Acara perayaan Natal tahun 2019 ini pun, ditutup dengan foto bersama para panitia dan peserta yang hadir. (wol/ryan/data3)

Editor: SASTROY BANGUN