Mahfud MD: Ada Tiga Ciri Kelompok Islam Radikal di Indonesia

foto: Antara

JAKARTA, Waspada.co.id – Menteri Koordinator Hukum, Politik, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjelaskan tiga ciri kelompok Islam radikal yang ada di Indonesia.

Menurut Mahfud, Islam radikal kerap menyalahkan kelompok Islam yang lain. Ia menyebut kelompok yang pertama itu seperti takfiri yang kerap menganggap kelompok Islam lain sebagai kafir.

“Tidak bisa dibantah bahwa ada kelompok takfiri, yaitu kelompok yang selalu menyatakan orang lain kafir. Orang lain salah kalau tidak sama dengan dia. Kalau orang misalnya pegang boneka Garuda dikira menyembah berhala. Takfiri itu menyalahkan orang lain,” kata Mahfud pada Mukernas V PPP di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Sabtu (14/12).

Sedangkan, kelompok radikal kedua yakni jihadis. Bahkan, Mahfud menerangkan bahwa kelompok ini tak segan untuk membunuh orang lain. Dikatakan, pikirannya ngebom saja terhadap orang yang tidak sama atau namanya jihadis.

Kelompok Islam radikal yang ketiga dinamakan ideologis. Di mana, kata Mahfud, orang-orang ini selalu menganggap bahwa negara ini salah dan harus berganti dengan sistem atau negara Islam.

Advertisement

Mahfud mengatakan sistem yang dipakai Indonesia merupakan sistem bernegara yang sudah disepakati oleh para pejuang pendahulu bangsa Indonesia. Indonesia, lanjutnya, merupakan negara inklusif yang menerima banyak keberagaman.

“Di dalam Islam itu masukan substansinya. Nggak usah simbol-simbolnya. Misal soal perzinahan nggak usah masukan surat Al Baqarah. Masukan saja substansinya. Hukuman mati boleh atau tidak, kita perjuangkan. Menurut fiqih Islam boleh masukan saja substansinya. Substansi agama Islam itu membawa kemashlatan,” pungkasnya. (wol/aa/okz/data2)

Editor AUSTIN TUMENGKOL