Komisi III Minta Polri Ikut Usut Eks Dirut Garuda Selundupkan Harley

Ahmad Sahroni (Foto: Kumparan)

JAKARTA, Waspada.co.id – Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta Polri segera turun tangan memeriksa dugaan tindak pidana penyelundupan yang dilakukan oleh mantan Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara.

Menurut dia, kasus itu penting untuk segera ditindaklanjuti oleh institusi yang dipimpin Kapolri Jenderal Idham Aziz karena penyelundupan oleh Ari telah mencoreng nama baik Garuda Indonesia sebagai perusahaan pelat merah.

“Saya minta Kapolri segera periksa dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Ari Askhara. Hal ini karena selain memang sudah disampaikan langsung oleh Menteri BUMN, upaya penyelundupan ini juga benar-benar merusak nama baik Garuda Indonesia,” ujar Sahroni di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta (6/12).

Lebih lanjut, Sahroni menduga tindakan Ari melanggar aturan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan. Diketahui, aturan itu menyebut seseorang dapat dijerat hukuman pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 10 tahun.

Sahroni menambahkan Ari seharusnya memberikan contoh tata kelola perusahaan yang baik pada para jajarannya. Namun sebaliknya, ia menilai Ari justru memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingannya sendiri.

Advertisement

“Potensi kerugian negara akibat penyelundupan ini adalah Rp500 juta hingga Rp1,5 Miliar, karenanya, sangat penting untuk polisi segera mengusut kasus ini, karena ini sudah masuk ke ranah pidana,” kata dia.

Tak hanya itu, Sahroni menyebut Polri harus berani melakukan pemberantasan penyelundupan barang yang kerap kali merugikan negara. Ia meyakini kepolisian dapat memberikan efek jera bagi Ari maupun orang lain yang melakukan tindakan serupa.

“Saya yakin bahwa tindakan tegas kepolisian dalam menangani kasus ini dapat memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang kerap kali melakukan penyelundupan dan menyebabkan negara kita merugi,” kata Sahroni. (cnnindonesia/ags/data3)