Kasus Pembunuhan Hakim PN Belum Terungkap, Kapoldasu: Masih Kumpulkan Saksi dan Alat Bukti

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto.
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Kasus kematian Jamaluddin (55) Hakim Pengadilan Negeri Medan yang ditemukan tewas di Desa Namo Bintang, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Jumat (29/11), belum juga terungkap.

Saat ditemui Waspada Online, Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, Senin (9/12), mengaku sampai saat ini penyidik Polda Sumut dan Polrestabes Medan masih melakukan pengumpulan dan pemeriksaan para saksi serta alat bukti.

“Sudah 25 saksi yang diperiksa. Penyidik juga terus mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap kasus pembunuhan hakim tersebut,” katanya usai menghadiri kenaikan status Mapolrestabes Medan.

Lebih lanjut, Agus menuturkan untuk dapat mengungkapkan kasus pembunuhan sangat tergantung dari hasil keterangan saksi, kelengkapan alat bukti dan hasil labfor serta forensik.

“Seperti kasus pembunuhan perempuan lehernya ditusuk dan pembunuhan di Nias telah berhasil terungkap setelah dikumpulkan sejumlah saksi dan bukti-bukti,” tuturnya.

iklan

“Oleh karena itu dengan kelengkapan alat bukti dan saksi nantinya kita bisa mengungkap kasus hakim yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobil itu,” sambung jenderal bintang dua yang baru saja ditunjuk menjabat Kabaharkam Mabes Polri tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Kapoldasu menerangkan kasus pembunuhan terhadap Jamaluddin dilakukan oleh orang dekat. Namun begitu, ia enggak menyebutkan siapa orang terdekat yang membunuh warga yang tinggal di Perumahan Royal Monaco tersebut.

“Mohon donya kasusnya cepat diungkap dan disampaikan kepada masyarakat,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan