Jokowi Minta Tak Ada Spekulasi Negatif Penyelesaian Kasus Novel

Joko Widodo, (Foto: CNN Indonesia)

JAKARTA, Waspada.co.id – Presiden Joko Widodo meminta publik tetap mengawasi kasus penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Walaupun dua tersangka yaitu RM dan RB sudah ditangkap oleh pihak kepolisian.

“Paling penting kawal bersama. Jangan sampai ada spekulasi-spekulasi apa, yang negatif. Ini kan baru pada proses awal penyidikan dari ketemunya tersangka itu, pelaku itu. Nanti kita ikuti terus, kawal terus,” kata Jokowi di Semarang, Jawa Tengah, Senin (30/12).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun enggan berkomentar terkait status dua tersangka yang masih anggota Polri aktif. Jokowi juga belum mau membuat tim independen untuk menelusuri kasus tersebut.

“Semua mengawasi. Dari dulu, tam-tim-tam-tim haha, tim pencari fakta. Ya apa pun yang paling penting dikawal semua, bareng-bareng mengawal, agar peristiwa itu tidak terulang lagi,” ungkap Jokowi.

Dia pun meminta semua pihak memberikan kesempatan kepada kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penyerangan Novel. Karena itu, jangan ada yang berspekulasi terlebih dahulu atas penangkapan dua tersangka tersebut.

“Berikanlah polisi kesempatan untuk membuktikan bahwa itu bener-benar pelaku, motifnya apa, semuanya. Jangan ada spekulasi-spekulasi terlebih dahulu,” ungkap Jokowi.

Penangkapan Tersangka Penyerang Novel
Sebelumnya, polisi menangkap terduga penyerangan Novel Baswedan. Penangkapan terduga pelaku itu dilakukan pada Kamis, 26 Desember 2019 malam.

Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka. “Sudah ditetapkan tersangka. Tadi siang diperiksa sebagai tersangka,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jumat (27/12).

Novel Baswedan diserang menggunakan air keras oleh orang tak dikenal usai salat subuh di masjid dekat rumahnya pada Selasa 11 April 2017.

Bareskrim Polri telah menangkap dua pelaku penyerangan menggunakan air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Dua pelaku diketahui merupakan anggota Polri aktif.

“Tadi malam kami tim teknis bekerja sama dengan Kakor Brimob telah mengamankan pelaku yang diduga menyerang saudara NB (Novel Baswedan),” ujar Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (27/12).

Listyo memastikan, kedua penyerang Novel Baswedan merupakan anggota Polri aktif. “Inisial RM dan RB. Polri aktif,” tutur Listyo. (merdeka/ags/data2)