Jelang Pensiun dari KPK, Saut Situmorang Kecewa Gagal Peluk Jokowi

WOL Photo/Ega Ibra
Iklan

JAKARTA, Waspada.co.id – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang gagal memeluk Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat pembukaan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2019 yang diselenggarakan di Gedung Penunjang KPK, pada Senin, 9 Desember 2019.

Di hari pembukaan Hakordia, Saut berharap Jokowi hadir untuk memberikan sambutan. Saut juga berharap bisa memeluk mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebelum purna-tugas.

Pada perayaan Hakordia 2019, sejatinya KPK mengundang Jokowi untuk membuka acara tahunan tersebut. Namun rupanya Jokowi memilih ke SMKN 57. Alhasil, pembukaan Hakordia 2019 di KPK dibuka oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Saut mengaku sedikit kecewa tak bertemu Jokowi sebelum purna-tugas. Saut dan pimpinan KPK jilid IV diketahui akan mengakhiri masa jabatan pada 20 Desember 2019 mendatang.

“Ya 50:50 lah (kecewa tak bisa peluk Jokowi),” ujar Saut di Gedung ACLC KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/12).

iklan

Meski sedikit kecewa, namun Saut menyatakan dirinya tak pernah membenci Jokowi.

“Jadi enggak boleh ada rasa benci terhadap pemimpin negara. Tetapi jangan juga berhenti mengkritik pemimpin dan negara,” kata Saut.

Sebelumnya, Saut Situmorang berharap Presiden Joko Widodo hadir dalam puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di gedung KPK, Jakarta Selatan pada Senin (9/12). Dia menyebut pimpinan KPK akan memeluk Jokowi sebelum habis masa jabatannya.

“Saya masih berharap hadir lah, apakah Wapres hadir atau Pak Jokowi hadir. Pak Jokowi lah yang hadir untuk bisa bersalaman terakhir kali, salam-salaman sama kami berlima. Kalau perlu meluk presidennya,” kata Saut di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (8/12). (merdeka/ags/data3)

Iklan