Grup Neraka, Ujian Bagi Portugal, Jerman, dan Prancis

foto: twitter
Iklan

Bukarest, Waspada.co.id – Undian Euro 2020 di Bukarest, Minggu (1/12), memunculkan grup neraka. Juara bertahan Portugal berada di Grup F bersama Jerman dan Prancis. Meski demikian, slot untuk empat tim tersisa sudah disiapkan.

Prediksi soal Grup Neraka sudah muncul sejak awal mengingat Prancis, Kroasia, dan Belanda ada di pot 2, sedangkan Portugal di pot 3. Pembagian pot berdasarkan hasil selama kualifikasi. Ramalan itu jadi kenyataan ketika Prancis, Jerman, dan Portugal bertemu di Grup F.

Ketiganya adalah pemenang di tiga edisi terakhir turnamen besar, yakni Piala Dunia dan Euro. Sisa satu tim akan diperebutkan Rumania, Islandia, Hungaria, dan Bulgaria. Bagi ketiga Negara, undian ini menjadi ujian berat menuju juara.

Melihat hasil undian ini, Joachim Loew selaku pelatih Timnas Jerman yang banyak mengandalkan pemain muda mengaku perjuangan akan sengit. Apalagi, Loew mulai menyingkir para pemain dari generasi emas yang meraih Piala Dunia 2014. Tercatat hanya Manuel Neuer dan Toni Kroos yang dipertahankan.

“Ini adalah grup neraka. Pertandingan di Munich akan menjadi pesta sepakbola. Harapannya cukup tinggi karena tim muda kami akan merasakan tantangan namun juga motivasi besar. Ini adalah hadiah untuk kami yang menjadi juara grup pada babak kualifikasi,” tambahnya.

iklan

Inggris, favorit juara lainnya, berada di Grup D bareng Kroasia, Republik Ceko, dan pemenang playoff Grup C. Di Grup A, Italia akan bertemu Turki, Wales, dan Swiss. Grup B mempertemukan Denmark, Finlandia, Belgia, dan Rusia.

Di Grup C Belanda dipertemukan dengan Ukraina, Austria, dan pemenang Playoff Grup D antara Makedonia Utara, Kosovo, Belarusia atau Georgia. Spanyol sebagai pemegang trofi Euro terbanyak bareng Jerman berada di Grup E bersama Swedia, Polandia, dan pemenang Playoff Grup B antara Bosnia-Herzegovina, Slovakia, Irlandia, dan Irlandia Utara.

Turnamen yang pertama kalinya dihelat di 12 kota berbeda itu akan digelar pada 12 Juni hingga 12 Juli 2020. (wol/aa/uefa/data2)

editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan