DPRD Medan Minta Satpol PP Jangan Tebang Pilih Tertibkan Reklame

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Kasatpol PP Kota Medan, Sofyan, berjanji untuk menuntaskan persoalan reklame bermasalah yang ada di Kota Medan. Menurutnya, kalau pun ada penertiban reklame yang dilakukan, hal tersebut dikarenakan masih adanya pengusaha advertising yang nakal.

Hal ini disampaikannya dalam rapat dengar pendapat (RDP) evaluasi serapan anggaran 2019 dengan Komisi I DPRD Medan, yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Medan, Rudiyanto Simangungsong, Senin (9/12).

“Hampir seluruh reklame tanpa izin sudah kami tertibkan, namun untuk kewenangan pengawasan reklame tidak pada kami, karena kami hanya penindakan,” ungkap Sofyan.

Soal pedagang kaki lima (PK5) yang masih berdagang di badan jalan, Sofyan menjelaskan bahwa mereka selama ini telah melakukan penertiban. Namun mereka kekurangan personil. Penggusuran PK5 bukanlah sebuah solusi. Dirinya berharap agar penataan PK5 dapat dilakukan oleh dinas terkait.

Sofyan juga menyebutkan bahwa, pihaknya bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Medan saat ini sedang menegakkan Perda Kota Medan Nomor 3/2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Di mana sebelum menegakkan Perda KTR Satpol PP bersama Dinkes terlebih dahulu melakukan sosialisasi.

Advertisement

“Sosialisasi dilakukan agar masyarakat ketika ditindak, tidak dapat mengelak lagi. Sebab, selama ini jika kami melakukan tindakan banyak masyarakat yang protes,” kenangnya.

Sebelumnya, anggota Komisi I DPRD Medan, Sahat Simbolon, meminta agar Satpol PP terus melakukan penertiban reklame liar serta penertiban terhadap PK5. Karena dirinya melihat, banyak pedagang yang berdagang di badan jalan.

“Saya melihat banyak pedagang yang berdagang di badan jalan dan masalah bangunan berdiri tak sesuai IMB. Untuk itu, Satpol PP diminta jangan tebang pilih dalam menertibkan. Kita minta agar penertiban dilakukan secara merata,” tegas Sahat.(wol/mrz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN