_
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Dana CSR Garuda Diduga Diselewengkan, Siapa Bakal Diciduk?
Laporan Dugaan Penyelewengan Dana CSR Garuda Indonesia. (Foto: Okezone.com/Ist)

Dana CSR Garuda Diduga Diselewengkan, Siapa Bakal Diciduk?

agregasi

JAKARTA, Waspada.co.id – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan mendalami laporan dugaan penyelewengan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Garuda Indonesia sebesar Rp50 juta. Jika terbukti bersalah, pemerintah siapkan sanksi administratif kepada pihak yang melakukan penyelewengan dana tersebut.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, sanksi administratif yang dimaksud berupa pencopotan jabatan kepada pihak yang bertanggung jawab pada dana CSR. Menurut Arya, urusan pengelolaan dana CSR merupakan tanggung jawab dari Vice President (VP) Coorporate Secretary (Corsec).

Adapun VP Corporate Secretary Garuda Indonesia saat ini dipegang oleh Ikhsan Rosan. Hanya saja yang berhak mencopot jabatan tersebut pihak direksi karena menyangkut internal perusahaan.

“Kalau sanksi administratif bisa dicopot. Yang bertanggung jawab dana CSR itu Sekretaris Perusahaan,” ujarnya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Saat ini, Kementerian BUMN sudah memerintahkan kepada dewan Komisaris untuk menyelidiki kasus tersebut. Termasuk juga mencari tahu mengapa dana CSR bisa mengalir dan kembali ke internal perusahaan.

Seharusnya dana CSR diperuntukan untuk kepentingan luar perusahaan yang bermanfaat. Seperti CSR khusus pendidikan ataupun lingkungan.

Sementara untuk dana internal perusahaan termasuk serikat pekerja biasanya ada alokasi khusus yang disiapkan oleh perseroan. Namun sekali lagi, ditegaskan bukan mengambil dari dana CSR perseroan
“Kita minta teman-teman Komisaris audit juga. Apakah baru kali ini atau bagaimana. Dana CSR kan untuk diluar bukan internal,” ucapnya.

Sebagai informasi, Kementerian BUMN menerima laporan dari masyarakat adanya bukti transfer aliran dana CSR yang mengalir ke rekening Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI). Dana tersebut ditransfer pada September 2019.

Dari bukti transfer tersebut tertulis dana sebesar Rp50 juta itu diperuntuk untuk pemilihan ketua IKAGI 2019. Dana tersebut di transfer dari rekening Bank BNI atas nama Garuda Indonesia dan diterima lewat rekening Bank BRI atas nama IKAGI.

Check Also

Pascapenetapan Tersangka Baru Jiwasraya, DPR: Kejagung Sudah Bekerja Baik

JAKARTA, Waspada.co.id – Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.