_
Home / Sumut / Bendahara BKD Paluta Diduga Mark Up Uang Koran
WOL Photo

Bendahara BKD Paluta Diduga Mark Up Uang Koran

PALUTA, Waspada.co.id – Pembayaran uang koran di Badan Kepegawaian Daerah Padang Lawas Utara (BKD Paluta) bermasalah. Pasalnya anggaran untuk realisasi koran di instansi tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan

Hal ini diungkapkan salah seorang Kabiro koran mingguan inisial AS (35) kepada Waspada Online, Senin (30/12). Dikatakan, dirinya disuruh untuk menanda tangani surat pertanggung jawaban (SPJ) yang jumlahnya Rp300 ribu untuk pembayaran koran enam bulan. Namun faktanya, ia hanya menerima Rp150 ribu.

“Masak saya disuruh tanda tangani Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) Rp300 ribu, tapi yang dikasih sama saya cuma Rp150 ribu. Jelas saya nggak mau lah,” ketusnya.

Ketika ditanya penjelasan kepada oknum yang merupakan juru bayar di instansi tersebut, oknum yang enggan namanya dicantumkan ini mengatakan hanya menjalankan perintah atasan. “Untuk informasi lebih lanjut, silakan tanyakan langsung kepada bendahara,” kilahnya.

Tak ingin membuang waktu, awak media mencoba mengkonfirmasi langsung Bendahara Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Paluta. Akan tetapi, narasumber yang dituju sedang tidak berada di tempat. Hingga berita ini turunkan, Kabiro salah satu koran mingguan ini masih belum menerima haknya. (wol/bon/data2)

Editor: Sastroy Bangun

Check Also

Anggota Dewan Paluta Sidak Pengolahan Kelapa Sawit Karena Laporan Masyarakat

PALUTA, Waspada.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.