_
Home / Warta / Politik / Airlangga Bakal Punya Wakil, Ical Kembali Jabat Ketua Dewan Pembina Golkar
Airlangga Hartato dan Aburizal Bakrie

Airlangga Bakal Punya Wakil, Ical Kembali Jabat Ketua Dewan Pembina Golkar

JAKARTA, Waspada.co.id – Musyawarah Nasional (Munas) X Partai Golkar memutuskan Aburizal Bakrie alias Ical kembali menduduki jabatan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar untuk periode 2019-2024.

Keputusan itu diambil dalam Sidang Paripurna di Munas Partai Golkar yang diselenggarakan di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan pada Kamis (5/12).

“Keputusan Munas X Golkar 2019 tentang Dewan Pembina Partai Golkar. Pasal 1, nama Dewan Pembina sebagaimana yang disebut adalah Ir Aburizal Bakrie,” kata Sekretaris Pimpinan Sidang M. Sarmudji saat membacakan putusan Munas X Golkar, Kamis (5/12).

Sebelumnya, Ketua Pimpinan Sidang Munas X Partai Golkar Azis Syamsuddin, Rabu (4/12) malam, mengatakan hampir 2/3 peserta munas mengusulkan untuk menetapkan kembali Aburizal sebagai Ketua Dewan Pembina, Akbar Tandjung sebagai Ketua Dewan Kehormatan, dan Agung Laksono sebagai Ketua Dewan Pakar.

Ical sendiri merupakan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar di era kepemimpinan periode pertama Airlangga. Pemimpin Bakrie Group ini juga sempat menjadi Ketua Umum Partai Golkar, dan anggota Dewan Penasehat DPP Partai Golkar.

Aburizal juga disebut sebagai salah satu senior Partai Golkar yang memberi masukan kepada Bambang Soesatyo untuk mundur dari pencalonan sebagai Ketua Umum Partai Golkar dalam munas kali ini. Alhasil, Airlangga Hartarto melenggang menjadi ketua umum.

Empat Formatur
Di tempat yang sama, Ketua Pimpinan Sidang Paripurna Aziz Syamsudin mengatakan pihaknya telah memilih empat orang kader Golkar untuk membantu Airlangga Hartarto selaku ketua formatur tunggal dalam menyusun kepengurusan DPP Golkar mendatang.

Keempat nama itu adalah Ahmad Doli Kurnia mewakili barat, Zainudin Amali mewakili wilayah tengah, Melki Laka Lena mewakili wilayah timur, serta Ilham Permana mewakili organisasi sayap Golkar.

“Berdasarkan rapat dan konsultasi dengan ketua formatur perlu kami sampaikan berdasarkan Anggaran Rumah Tangga Pasal 12 yang telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam hal-hal yang disampaikan di dalam Komisi A maka Ketum Ketua Formatur mempunyai mandat penuh dan dapat diperbantukan dalam hal formatur yang pertama,” kata Aziz.

Terkait susunan DPP, Azis membenarkan Munas X Partai Golkar mewacanakan pengadaan jabatan wakil ketua umum (waketum). Soal jumlahnya, kata dia, hal itu bergantung kepada Airlangga.

Hal tersebut tertuang dalam rancangan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar, di mana pada Bab IX Pasal 12 yang mengatur tentang struktur dan kepengurusan disebutkan bahwa kepengurusan DPP Golkar mendatang bisa memiliki minimal dua orang waketum.

Ketua Penyelenggara Munas X Golkar Melchias Marcus Mekeng membenarkan hal tersebut. Menurutnya, jabatan waketum bisa diadakan bila diperlukan oleh pengurus DPP Golkar mendatang.

“Kan ketua, ada ketua harian, jika diperlukan wakil-wakil ketua umum, minimal dua atau lebih, itu tergantung dari kebutuhan,” kata Mekeng saat ditemui di sela-sela Munas X Golkar, Hotel Ritz-Carlton, Jakarta pada Kamis (5/12). (cnnindonesia/ags/data3)

Check Also

Usai Mundur dari Caketum Golkar, Bamsoet: Kami Sepakat 2 Gerbong Disatukan

JAKARTA, Waspada.co.id – Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengundurkan diri dari ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.