_
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Sofyan Basir Divonis Bebas, KPK: Ada Bukti-Bukti yang Belum Dipertimbangkan Hakim
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. (Foto : Dok Okezone)

Sofyan Basir Divonis Bebas, KPK: Ada Bukti-Bukti yang Belum Dipertimbangkan Hakim

agregasi

 

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpandangan bahwa Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta belum mempertimbangkan poin-poin krusial dalam menjatuhkan vonis bebas untuk mantan direktur utama PT PLN, Sofyan Basir. Poin tersebut yakni pengetahuan Sofyan Basir soal kongkalikong suap kesepakatan kontrak kerja sama proyek PLTU Riau-1.

“Kami, KPK, juga sudah mulai mengidentifikasi ada beberapa poin yang cukup krusial yang belum dipertimbangkan oleh majelis hakim di tingkat pertama ini. Misalnya yang cukup krusial adalah terkait dengan pertanyaan apakah terdakwa Sofyan Basir mengetahui atau tidak mengetahui adanya peran suap yang diterima oleh Eni sejumlah sekitar Rp4,7 miliar bersama dengan pihak lain dari Johannes Kotjo,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (6/11/2019).

Ia membeberkan bahwa majelis hakim belum mempertimbangkan kesaksian Sofyan Basir pada persidangan sebelumnya untuk terdakwa Eni Maulani Saragih. Dalam persidangan itu, Sofyan Basir mengetahui Eni diutus partainya mencari dana untuk kegiatan munaslub.

“Ada bukti-bukti yang kami pandang, kami lihat, itu belum dipertimbangkan oleh hakim, karena sebenarnya pada persidangan sebelumnya dengan terdakwa Eni, Sofyan Basir pernah menyampaikan keterangan sebagai saksi sebelumnya yang bersangkutan pernah diinformasikan atau mengetahui terkait dengan adanya kepentingan Eni yang diutus oleh partainya untuk mencari pendanaan kegiatan parpol,” beber Febri.

Tidak hanya itu, kata dia, KPK menilai majelis hakim tak mempertimbangkan pengakuan Eni Maulani Saragih yang menyatakan Sofyan Basir mengetahui adanya dugaan suap kesepakatan kontrak kerja sama proyek PLTU Riau-1. Oleh karena itu, sejumlah poin tersebut nanti dijadikan bahan oleh KPK untuk mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

“Poin ini akan kami jelaskan lebih lanjut pada rumusan memberi kasasi ke MA. Kami harap nanti di MA akan ada pertimbangan yang jauh lebih komprehensif dan substansial agar kita benar-benar bisa menemukan kebenaran materiil dalam perkara ini,” ujar Febri.

Check Also

Jokowi Tak Hadiri Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di KPK

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak menghadiri peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di Gedung ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.