_
Home / Uncategorized / Pengamat: Trend Deflasi Akan Rugikan Petani
WOL Photo

Pengamat: Trend Deflasi Akan Rugikan Petani

MEDAN, Waspada.co.id – Sumatera Utara berhasil mencetak deflasi 0,28 persen di Oktober 2019 dan realisasi kumulatif inflasi selama tahun berjalan sebesar 3,21 persen.

Namun jika trend deflasi terus berjalan hingga akhir tahun maka dapat merugikan para petani di daerah tersebut.

Di sampaikan Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin, menuturkan deflasi masih tetap berpeluang terjadi. Katakanlah deflasi yang diakibatkan oleh kemungkinan penurunan harga cabai ke depan dan sekarang harga cabai merah sudah diperdagangkan di kisaran Rp37 ribu/kg di pasaran.

“Melihat kondisi ini, potensi harga cabai merah turun tetap terbuka. Itu karena belakangan persediannya di pasar terus mengalami kenaikan,” tuturnya, Senin (4/11).

Dan harga cabai merah saat ini memang hanya sedikit di atas harga wajarnya di kisaran Rp25 ribu hingga Rp35 ribu per kg.

“Saya berharap ke depan nantinya harga cabai bisa diperdagangkan di rentang harga tersebut dan jangan terlalu dalam mengalami penurunan. Jika harga kembali turun dan di bawah rentang harga yang ideal, maka petani yang akan dirugikan. Semua harus memikirkan kesejahteraan petani yang menanam cabai,” jelasnya.

“Kalau masih berharap deflasi, justru petaninya yang akan dirugikan. Potensi deflasi di bulan November ini sebaiknya hanya menggiring inflasi kumulatif nantinya di angka 3 persen dan di akhir tahun diprediksi inflasi,” tandasnya.(wol/eko/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Ini 10 Butir Upaya Pengendalian Inflasi Jelang Akhir Tahun

KARO, Waspada.co.id – Untuk pengendalian inflasi dan antisipasi kenaikan harga bahan pangan menjelang Hari Besar ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.