_
Home / Sumut / Pelajar Sumut Berprestasi, Wagub: Semoga Jadi Motivasi Anak Muda Lainnya
foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

Pelajar Sumut Berprestasi, Wagub: Semoga Jadi Motivasi Anak Muda Lainnya

KUALANAMU, Waspada.co.id – Sumatera Utara (Sumut) patut berbangga, setelah anak-anak mudanya yang diwakili oleh pelajar Chandra Kumala School (CKS) Medan dan Singapore Intercultural School (SIS) Medan berlaga di tingkat dunia pada World Scholars’s Cup Tournament of Champion (ToC) di Yale University, 8-13 November lalu.

Tak sekadar kompetisi, para pelajar juga membawa pulang medali. Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu), Musa Rajekshah, sekaligus orang tua Fakhira Nailashah yang memperoleh medali emas mengaku bangga dan berharap pencapaian para pelajar menjadi pemacu bagi anak muda lainnya berani mimpi dan berprestasi di tingkat dunia.

“Sumut ada dua sekolah yang berpartisipasi, CKS dan SIS. Ini tahun kedua Sumut berpartisipasi, padahal kompetisi ini sudah terlaksana sejak sekitar tahun 2006. Sebagai orang tua, saya tentu bangga dan sebagai pemerintah lebih bangga lagi. Lantaran, anak-anak Sumut prestasinya dan mental kompetisinya sudah di level dunia,” ucap Wagub setibanya di Kualanamu International Airport (KNIA), Senin (18/11) malam.

Turut hadir dan menyaksikan langsung, Wagub mengungkapkan bahwa World Scholars’s Cup tidak melulu terbatas hanya perihal kompetisi akademik. Lebih dari itu, juga banyak aspek penting lainnya yang memberi dampak positif bagi pelajar. Misalnya, kemampuan berkomunikasi dengan ragam kultur, ajang unjuk kreativitas, promosi negara asal, dan lainnya.

“Diikuti lebih dari 60 negara dengan jumlah delegasi mencapai ribuan siswa dan pengunjung, sangat berdampak tentunya mengasah mental dan kepercayaan diri anak-anak muda. Kemudian, juga menjadi ajang untuk memperkenalkan dan promosi Sumut pada acara Cultural Night yang digelar, banyak orang luar yang berminat dan ingin tahu tentang Sumut,” katanya.

Wagub atau akrab disapa Ijeck juga bercerita menyempatkan silaturahim ke KJRI New York. Diterima oleh Konjen RI Arifi Saiman, salah satu diskusi yang diperbincangkan adalah peluang ekonomi yang bisa diambil oleh Sumut di Amerika.

Sebelumnya, Diyah Purworini selaku coach pendamping Chandra Kumala School menyebut Bramasto R Prasojo, Fakhira, dan Iradatin meraih 3 medali emas dan 4 medali perak. Emas didapti di kategori Debate Champion, Challenge in Science Subject, dan Top Scholar. Dua perak kategori DaVinci Scholar, Challenge in Art and Music subject, dan Challenge in History subject.

Saat ditemu, Bramasto, Fakhira, dan Iradatin mengaku pengalaman mengikuti World Scholars’s Cup ToC di Yale University sangat berkesan. Mereka pun berharap ke depannya banyak pelajar lain yang ikut berpartisipasi pada kompetisi ini dan tentunya mengharumkan nama daerah.

Ms Gello Marie, pengajar sekaligus pelatih SIS Medan, menginformasikan bahwa siswanya memperoleh 11 emas dan 17 perak untuk kategori scholar’s challenge, scholar’s bowl, writing, dan debate. (wol/aa/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Wagubsu: Korupsi Itu Musuh Kita Bersama

JAKARTA, Waspada.co.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Musa Rajekshah, menghadiri peringatan Hari Antikorupsi Sedunia ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.