Nawal: Nabi Muhammad Harus Diperkenalkan Sejak Dini

foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

MEDAN, Waspada.co.id – Tak kenal maka tak sayang. Seperti peribahasa tersebut, menumbuhkan rasa sayang dan keinginan untuk meneladani Nabi Muhammad SAW akan sulit, jika tidak diawali mengenal pribadi dan sejarah hidupnya.

Untuk itu, para orang tua diminta memperkenalkan Nabi Muhammad SAW sejak dini kepada anak-anak selaku generasi penerus Islam. Hal ini diungkapkan Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H sekaligus Tabligh Akbar Aksi Cinta Rasulullah di Masjid Jam’iyyatush Shoolihiin, Minggu (24/11).

“Jangan heran kalau anak-anak kita malah mengidolakan selebriti atau bergaul bebas dan bergaya mengikuti budaya barat. Mungkin karena kita juga tak pernah mengenalkan sosok Nabi Muhammad yang sungguh mulia kepribadiannya,” kata Nawal.

Mengenal Nabi Muhammad, mulai dengan sejarah hidupnya pada Sirah Nabawiyah, mengamalkan sunnah dan bershawalat akan membawa banyak kebaikan pada kehidupan manusia, tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat.

“Mudah-mudahan Peringatan Maulid ini menjadi pengingat kembali bagi kita untuk lebih dekat dengan sosok yang mulia Nabi Muhammad SAW,” ujar Nawal.

Advertisement

Selanjutnya, Nawal pun memberi apresiasi atas pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H di Masjid Jam’iyyatush Shoolihiin. Apalagi, pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan remaja masjid yang merupakan generasi muda.

“Sesuai dengan tema hari ini yakni Aksi Cinta Rasulullah, semoga makin banyak lahir dan tumbuh generasi muda yang cinta Rasulullah,” tuturnya.

Acara juga dirangkai dengan Tabligh Akbar dengan penceramah Ustadz Nursyarul Ritonga. Dalam tausiyahnya, Ustadz Nursyarul menyampaikan Nabi Muhammad adalah manusia yang paling agung dan berpengaruh dalam sepanjang sejarah hidup manusia.

Katanya, Michael Hart, penulis non muslim asal Amerika, menobatkan Nabi Muhammad peringkat satu manusia paling berpengaruh dalam bukunya “100 Peringkat Orang Paling Berpengaruh dalam Sejarah”.

“Pada kesempatan ini, saya mengajak semua hadirin untuk membuktikan cinta kepada Rasulullah dengan senantiasa bershalawat dan menjalankan hidup sesuai dengan risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammad,” ajak Ustadz Nursyarul.

Ketua BKM Masjid Jam’iyyatush Shoolihiin, Azhari, menginformasikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H terlaksana atas kerja sama Pengurus BKM dengan Remaja Masjid Jam’iyyatush Shoolihiin.

Ketua Relawan Pembangunan Masjid Agung Medan (RPPMAS), Sonda Sari Batubara, juga mengapresiasi pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H di Masjid Jam’iyyatush Shoolihiin. Adapun ragam lomba yang dilaksanakan di antaranya surah pendek, azan, busana muslim, kaligrafi, dan lainnya. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL