_
Home / Aceh / LSM FMPK Soroti Penangkaran 500 Hektar Bibit Kopi Diduga Tak Layak
Hasil investigasi Tim LSM FMPK Koordinator Gayo Lues Sabtu (9/11), di dua lokasi Kecamatan Pantan Cuaca, terlihat bibit kopi yang sudah layu dan tidak ditangkar sebagaimana mestinya.
(WOL Photo/Bustanuddin)

LSM FMPK Soroti Penangkaran 500 Hektar Bibit Kopi Diduga Tak Layak

BLANGKEJEREN, Waspada.co.id – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) FMPK Koordinator Kabupaten Gayo Lues, Syafarudin Telpie, menyoroti penangkaran bibit 500 hektar di Dinas Pertanian dan Perkebunan Gayo Lues.

Pasalnya, program tanaman kopi 500 hektar yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues pada Tahun Anggaran 2019 terkesan asal-asalan.

Hal ini ditegaskan Ketua LSM FMPK, Safaruddin Telpie, kepada Waspada Online, Sabtu ( 9/11) di Blangkejeren. Bukti dan fakta di lapangan terlihat ribuan bibit kopi yang akan didistribusikan kepada para petani selaku CPCL dari kegiatan tersebut, terlantar dan tanpa pelindung. “Sementara sebagian besar sudah mulai layu, diduga hal ini akibat sebagian besar  kesiapan lahan CPCL belum 100%,” tegas Safarudin.

“Pemerintah seharusnya tidak menuding para petani ketika program itu tidak berjalan atau gagal, pemkab melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan seharusnya introspeksi diri, kesiapan lahan para petani juga diperhatikan, termasuk  tanaman pelindung harus sudah disiapkan duluan,” tegas Safarudin lagi.

Pantauan Tim LSM FMPK Kabupaten Gayo Lues, Sabtu ( 9/11), di Kecamatan Pantan Cuaca, menindaklanjuti laporan masyarakat yang mengatakan penangkaran bibit sementara untuk 500 hektar lahan kopi tersebut sama sekali tidak layak. Pelindung sementara tidak ada sama sekali, dan dikhawatirkan bibit tersebut akan layu dan mati sebelum dibawa atau ditanam para petani, ternyata benar dan terbukti.

Melalui media ini Safarudin Telpi meminta para petani selaku CPCL agar tidak menanam atau menerima bibit yang layu, atau bibit yang tidak punya sertifikasi. “Karena dikhawatirkan CPCL akan  tetap menjadi kambing hitam ketika program 500 hektar lahan kopi ini gagal,” imbau Safarudin. (wol/bus/data3)
Editor: M Agus Utama

Check Also

Makmurkan Petani Hingga Larangan Alih Fungsi Lahan

MEDAN, Waspada.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengingatkan para penyuluh pertanian di Sumut ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.