_
Home / Fokus Redaksi / Kerupuk Jangek Babi Ternyata Hanya Dijual di Rumah Makan Non Muslim
WOL Photo

Kerupuk Jangek Babi Ternyata Hanya Dijual di Rumah Makan Non Muslim

MEDAN, Waspada.co.id – Wakil Ketua DPC PPP Kota Medan, Irsal Fikri, mendesak Pemerintah Kota Medan mengambil tindakan atas merebaknya peredaran kerupuk jangek dari kulit babi yang diproduksi di Kecamatan Medan Tuntungan baru-baru ini.

Informasi tersebut ia dapati dari Ustadz Fuad Sinaga yang menerima informasi langsung dari masyarakat ketika mengisi pengajian di Simpang Pemda.

“Di perwiritan ini bapak-bapak resah dengan beredarnya kerupuk jangek kulit babi yang di produksi di lingkungan mereka. Masyarakat melalui kepling keberatan dengan keberadaan home industri ini. Pesan saya buat kita semua, hati-hati makan kerupuk jangek tanpa label dan asalnya yang gak jelas,” ungkapnya kepada Waspada Online, Sabtu (9/11).

Mantan anggota DPRD Medan ini menambahkan, umat Islam harus waspada terhadap penjualan kerupuk kulit yang mengandung kulit babi. Kita meminta Pemko Medan dalam hal ini Dinas Kesehatan Medan, Dinas Perdagangan Medan, Dinas Ketahanan Pangan Medan dan Satpol PP Kota Medan untuk pro aktif.

Sementara itu, informasi yang diterima Waspada Online di lapangan, kerupuk jangek babi itu beredar di rumah makan non muslim dan hampir di seluruh Kota Medan di antaranya wilayah Kecamatan Medan Sunggal, Selayang, Helvetia, Medan Kota, Amplas, Delitua, Pancurbatu, Medan Baru, dan lainnya.

Seperti dikatakan salah satu warga Helvetia, Winner Bangun, dirinya biasa menemukan kerupuk jangek itu di rumah makan non muslim.

“Kerupuk jangek itu biasanya ditemukan di rumah makan BPK atau tempat makan mie pansit, dan mie goreng,” ujar Winner.

Hal senada juga disampaikan Sofyan Siahaan warga Medan Kota.

“Kalau kerupuk jangek babi itu, sejak dulu sudah ada. Bukan sekarang saja beredar. Bayangkan umurku sudah lebih 40 tahun. Waktu aku kecil sudah ada kerupuk jangek itu. Tapi dijual sama non muslim saja, karena kerupuk itu ada hanya di rumah makan yang memasak daging babi,” ungkap Sofyan mengakhiri. (wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

DPRD Medan Minta Satpol PP Jangan Tebang Pilih Tertibkan Reklame

MEDAN, Waspada.co.id – Kasatpol PP Kota Medan, Sofyan, berjanji untuk menuntaskan persoalan reklame bermasalah yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.