_
Home / Medan / Kapolsek Sunggal Bantu Pemuda Sakit dan Dipasung
WOL Photo

Kapolsek Sunggal Bantu Pemuda Sakit dan Dipasung

MEDAN, Waspada.co.id – Warung sedekah Polsek Medan Sunggal yang menyediakan makanan gratis setiap Jumat Barokah menyimpan berbagai cerita dari setiap warga yang datang.

Kali ini, pria paruh baya mengaku bernama Sunardi mendatangi Warung Sedekah dengan berjalan kaki, dari kawasan Klambir 5.

Dengan wajah penuh kesedihan, pria korban konflik Aceh ini, meminta bantuan Kapolsek Medan pSunggal, Kompol Yasir Ahmadi, yang setiap Jumat memang menyempatkan diri datang ke Warung Sedekah, untuk melihat dan mendengar langsung keluhan warga.

Sunardi, mengaku memiliki 2 orang anak yang berumur 20 tahun, dan membutuhkan pertolongan. Menurutnya, anak yang pertama mengalami gangguan jiwa, dan terpaksa harus dipasung di rumah, karena kerap membahayakan.

Bahkan, lima bulan silam ia dan keluarga harus terusir dari rumah kontrakannya di kawasan Sunggal, karena para tetangga khawatir menjadi korban sang anak.

Alhasil, kini Sunardi dan anaknya menumpang di sebuah rumah di kawasan Tanah Garapan Klambir 5, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang.

Sedangkan anaknya yang satu lagi, kondisinya juga tak kalah memprihatinkan. Anak bungsunya, menderita kebocoran paru-paru, dan membutuhkan biaya yang tak sedikit, untuk biaya perobatan.

Sunardi dan keluarga tidak terdaftar sebagai peserta BPJS kesehatan. Sehingga sulit rasanya untuk mengobati kedua anaknya.

Diketahui, Sunardi hanyalah pencari daun kangkung yang dijual Rp2 ribu untuk setiap 7 ikat daun kangkung.

“Saya sudah meminta pertolongan ke mana-mana pak, tapi tidak ada yang bisa menolong. Saya cuma pencari daun kangkung, dan uang yang saya dapat setiap hari kurang dari Rp20.000,” ucapnya sembari menangis di hadapan Kapolsek Medan Sunggal, Kompol H Yasir Ahmadi, dan Kanit Reskrim Iptu Syarif Ginting.

Mendengar cerita dan keluhan Sunardi, spontan Kompol H Yasir Ahmadi bersama Sunardi menuju kediamannya, untuk membuktikan langsung kebenarannya.

Meskipun tempat tinggal Sunardi saat ini bukan lagi berada di wilayah hukum Polsek Sunggal, namun Yasir Ahmadi tetap datang ke kediaman Sunardi.

Sesampainya di sana, ternyata benar satu anak Sunardi berada di kamar sempit dengan kondisi tangan dirantai dan kaki diikat.

Robin (22) anak Sunardi terpaksa dipasung sejak setahun terakhir usai mengalami gangguan kejiwaan tanpa sebab. Sebelum dipasung, Robin kerap memukul siapapun yang ada didekatnya.

Melihat hal ini, tanpa rasa khawatir sedikitpun, Yasir langsung berinisiatif memandikannya. Usai memandikan, Robin pun diberikan makan dan disulang langsung oleh Kapolsek dengan haru.

Usai memberikan Robin makan, Kompol H Yasir Ahmadi, kemudian membawa Robin ke Rumah Sakit Jiwa untuk mendapatkan penanganan yang layak.

Tentunya, Robin dibawa atas persetujuan Sunardi, yang harus rela berpisah sementara dengan sang anaknya tercinta.

“Robin kita bawa dulu ke Rumah Sakit Jiwa untuk ditangani secara tepat. Ini demi kebaikan dia dan keluarga,” ucap Kompol Yasir Ahmadi, Sabtu (23/11).

Selain membawa Robin ke Rumah Sakit Jiwa, adik Robin yang alami kebocoran pada paru-paru juga turut diperhatikan.

Sedangkan adiknya nantinya akan dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diobati.

“Ini semua sesuai arahan Pak Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto, untuk menolong setiap warga yang kesusahan dan membutuhkan pertolongan. Dan ini semua atas izin Allah SWT,” pungkas Kapolsek.(wol/gacok/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Dibonceng, Mike Tewas Dihantam Truk

MEDAN, Waspada.co.id – Tabrakan maut antara truk dengan sepeda motor terjadi di Jalan TB Simatupang, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.