_
Home / Warta / Mancanegara / Jadi Imbas Pernyataan Kontroversial Trump, Melania Disoraki Saat Pidato soal Narkoba
Melania Trump (Erin Scott/Reuters)

Jadi Imbas Pernyataan Kontroversial Trump, Melania Disoraki Saat Pidato soal Narkoba

BALTIMORE, Waspada.co.id – Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump, disoraki saat berpidato dalam kegiatan B’More Youth Summit di auditorium Universitas Maryland, Baltimore.

Para peserta yang kebanyakan muda-mudi mencemooh istri Presiden Donald Trump ketika mempromosikan kampanye berjudul “Be Best”, untuk menggugah pemuda supaya sejahtera dan mengatasi ketergantungan terhadap obat penenang.

“Terima kasih kepada semua siswa yang hadir di sini. Saya sangat bangga dengan kalian semua atas keberaniannya untuk berbagi bahwa kalian telah sangat terpengaruh oleh epidemo opioid dalam beberapa cara,” ucap Melania.

Dalam forum itu, Melania berupaya mengangkat kesadaran publik terkait krisis opioid yang mengancam generasi muda AS. Opioid merupakan jenis obat-obatan yang biasa digunakan untuk penenang atau penghilang rasa sakit.

Menurut koresponden CNN, Kate Bennett yang berada di auditorium itu, sebagian hadirin bersorak, dan lainnya mengejek pidato ibu negara tersebut.

Meski tak mendapat respons yang baik, Melania terus melanjutkan pidatonya yang berlangsung selama enam menit.

“Saya bersama kalian, pemuda, dalam pertarungan [melawan epidemi opioid] ini. Saya akan berjuang bersama kalian,” kata Melania diakhir pidato yang tetap disambut dengan sorakan bercampur ejekan.

Kepada CNN, Melania lalu merespons sambutan kepadanya dalam forum pemuda tadi.

Melania mengatakan dirinya tak ambil pusing dengan ejekan yang ia dapat saat mengisi acara tersebut.

“Kita hidup dalam demokrasi dan semua orang berhak atas pendapat mereka. Tetapi, kenyataannya adalah kita dihadapkan pada krisis serius di negara kita dan saya tetap berkomitmen untuk mendidik anak-nak tentang bahayanya dan konsekuensi mematikan dari penyalahgunaan narkoba,” papar Melania.

Sejumlah obat terlarang seperti heroin, fentanyl, morphine masuk dalam kategori opioid dan bisa menjadi legal denagn resep dokter.

Di AS, penggunaan opioid banyak disalahgunakan oleh masyarakat, terutama muda-mudi.

Lawatan Melania ke Baltimore ini dilakukan setelah suaminya, Presiden Donald Trump, melontarkan pernyataan kontroversial terkait wilayah terpadat di Negara Bagian Maryland itu pada musim panas tahun ini.

Trump membuat banyak warga Baltimore marah lantaran menganggap kota tersebut sebagai “kota tikus yang dipenuhi kekacauan.”

Pernyataan itu diutarakan Trump saat menyerang anggota Kongres dari Partai Demokrat, Elijah Cummings, yang merupakan salah satu pengkritik sang presiden.

Pernyataan bernada hinaan itu pun memicu respons surat kabar lokal, Baltimore Sun. Dalam salah satu artikelnya, koran tersebut mengatakan bahwa “lebih baik memiliki beberapa hama di lingkungan Anda dari pada menjadi hama itu sendiri.”(cnn/data2)

Check Also

Respons Serangan AS, Iran Umumkan Langgar Kesepakatan Nuklir

TEHERAN, Waspada.co.id – Iran mengumumkan bahwa mereka tidak lagi mematuhi batasan pengayaan uranium yang diatur ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.