Hebat! Gadis Asal Cirebon Juara Voice of Germany

foto: youtube

BERLIN, Waspada.co.id – Final The Voice of Germany yang berlangsung pada 10 November lalu menjadi moment spesial untuk Indonesia. Penyanyi asal Cirebon bernama Claudia Emmanuela Santoso berhasil menjadi juara ajang pencarian bakat di Jerman tersebut.

Di final, Claudia harus beradu dengan empat finalis lainnya. Lima peserta membawakan lagu mereka masing-masing yang telah direkam dengan pelatih Alice Merton, Mark Forster, Nico Santos, Rea Garvery, dan Sido.

Hasilnya, Claudia berhasil jadi pemenang Studio H Adlershof Berlin dengan voting 46,39 persen. Di posisi kedua, Erwin Kintop meraih suara 17,36 persen disusul Lucas Rieger (14,33 persen) dan Fidi Steinback (12,51 persen).

Dilansir dari laman Salsango, Senin (11/11), Claudia tampil dengan Freya Ridings membawakan lagu “Castles”. Sebelumnya, dara berusia 19 tahun itu menyanyikan lagu “I Have Nothing” yang dipopulerkan oleh diva internasional, Whitney Houston.

Begitu dinobatkan sebagai jawara, ucapan selamat datang dari akun Instagram resmi The Voice of Germany.

“Claudia Manuela San wins the 9th season of the Voice of Germany,” tulis akun @thevoiceofgermany.

Saat blind audition, Claudia sudah mencuri perhatian kala membawakan lagu “Never Enough” yang merupakan soundtrack film The Greatest Showmen. Para juri berebut merayu Claudia menjadi bagian timnya, namun Alice Merton yang dipilih.

“Saya tidak bisa cukup berterima kasih karena telah memilih saya sebagai pelatih Anda,” ujar Alice, penyanyi The Roots itu.

Tak lupa, Claudia menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan warga Indonesia yang berada di Jerman.

“Terima kasih untuk dukungannya, baik kehadirannya di studio juga untuk yth Duta Besar Indonesia di Jerman (Bapak Arif Havas Oegroseno dan ibu Sartika Oegroseno) untuk vote dan doanya, sehingga Audi bisa tampil lagi di final,” tulis Claudia di akun @audi_emmanuella.

Setelah menjadi pemenang “The Voice of Germany” 2019, Claudia akan tur konser di Eropa bersama finalis lainnya mulai 6 Desember mendatang. (wol/aa/kcm/twt/data2)

editor: AUSTIN TUMENGKOL