_
Home / Sumut / Gubsu Ingatkan Percepatan Tender dan Pembangunan Kawasan Mebidangro
foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

Gubsu Ingatkan Percepatan Tender dan Pembangunan Kawasan Mebidangro

MEDAN, Waspada.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, menyerahkan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) kepada seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) dan Satuan Kerja (Satker) di Sumut, Selasa (19/11).

Dua hal yang menjadi fokus, yakni percepatan tender serta proyek pembangunan kawasan Medan, Binjai, Deliserdang, dan Karo (Mebidangro). Sebelum menyerahkan dokumen DIPA dan TKDD, Gubsu berpesan tentang pembangunan yang harus dikerjakan sebagaimana perintah Presiden Joko Widodo dalam rapat koordinasi seluruh kepala daerah se-Indonesia.

“Ada lima hal yang prinsip dan harus kita kerjakan. Pertama adalah pembangunan SDM (Sumber Daya Manusia) yang diarahkan kepada kualitas manusia. Seperti karakter pekerja keras yang dinamis, SDM terampil, menguasai iptek, serta mengundang talenta global untuk kerja sama,” papar Gubernur.

Poin kedua, yakni pembangunan infrastruktur. Efeknya diharapkan meningkatkan investasi dan pariwisata. Termasuk mendongkrak tenaga kerja baru, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian rakyat. Hal ini juga menjadi fokus dalam visi misi Sumut Bermartabat.

Selanjutnya, poin ketiga adalah penyederhanaan regulasi. Persoalan banyaknya peraturan ini juga dinilai telah memengaruhi proses pembangunan yang dimulai dari tender proyek, di mana hingga menjelang akhir tahun masih ada tender belum tuntas. Ke depan, tender harus mulai awal tahun.

“Jika persoalan hukum (regulasi) tak selesai, akhirnya tak jadi (pembangunan). Karena itu saya minta nanti di 2020, pada 1 Januari itu kan hari libur, lelang sudah dibuka. Tender yang benar, jangan ada istilah aneh-aneh,” tegas Edy.

Berikutnya adalah penyederhanaan birokrasi. Arahnya juga kepada peluang investasi untuk lapangan kerja. Karena itu, bagaimana panjangnya jalur birokrasi bisa dipangkas, termasuk menyederhanakan jabatan eselon. Yang kelima adalah transformasi ekonomi.

Untuk Pemprovsu, Gubsu juga menyampaikan proyek pembangunan Mebidangro akan dimulai pada 2020. Di antaranya pusat olahraga, Rumah Sakit Haji dengan konsep hijau, jalan tol dalam kota, pengolahan sampah hingga revitaliasi Tahura dan Tangkahan.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direkrat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI, Tiarta Sebayang, menyampaikan laporan DIPA dan TKDD 2020 bahwa belanja negara dalam APBN 2020 yang ditarget mencapai sebesar Rp2.540,4 triliun dialokasikan sebesar Rp67,9 triliun di Sumut.

Pembagiannya sebanyak 921 DIPA yang tersebar di 44 kementerian/lembaga dengan nilai Rp24,09 triliun. Dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp21,96 triliun, maka alokasi ke Satker di Sumut pada 2020 mengalami kenaikan 8,8 % atau sebesar Rp2,12 triliun.

Untuk TKDD ditetapkan sebesar Rp43,8 triliun atau naik 1,2 % setara Rp447 miliar dari sebelumnya. Untuk itu, Tiarta menekankan pesan Presiden agar kepala daerah memberikan perhatian lebih kepada pembangunan daerah masing-masing.(wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Edy Harapkan Karang Taruna Sinergi Bangun Desa Menata Kota

MEDAN, Waspada.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, mengharapkan Karang Taruna Sumut dapat bersinergi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.