_
Home / Medan / DPRD Minta Plt Wali Kota Medan Jangan Suka Buat Gimmick
Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution (WOL Photo)

DPRD Minta Plt Wali Kota Medan Jangan Suka Buat Gimmick

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kota Medan, Mulia Syahputra Nasution, menyayangkan pernyataan Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution yang sempat viral di media sosial maupun media dalam jaringan (daring) soal penyebutan babi kepada oknum yang dengan sengaja membuang bangkai hewan ternak kaki empat di Jalan Gedung Arca Kecamatan Medan Kota kemarin.

Selaku pemangku kebijakan di Kota Medan, sebut Mulia, Plt Wali Kota seharusnya jangan hanya membuat gimmick dengan ucapan-ucapan ketus. Tetapi mencari tahu siapa yang melakukan perbuatan meresahkan itu.

“Jangan hanya mengucap, tapi cari solusi dan beri tindakan sama perusak lingkungan. Kita takutkan, ini bentuk teror kelompok yang nggak bertanggung jawab,” katusnya kepada Waspada Online, Sabtu (16/11).

Politisi Gerindra ini menyarankan agar Plt Wali Kota Medan menginstruksikan jajarannya memeriksa seluruh lingkungan hingga perbatasan Kabupaten Deliserdang, sebab ada warga Medan yang masih memelihar hewan ternak kaki empat.

“Di Kelurahan Kwala Bekala contohnya. Hasil investigasi kita dengan Camat Medan Johor Zul Fachri Ahmadi di lapangan, ada sekitar 280 ekor babi yang dengan sengaja diternakkan warga. Belum lagi di kecamatan yang ada di kota ini. Plt Wali Kota Medan harusnya berlakukan Perda 13/2010 tentang Larangan Ternak Hewan Kaki Empat dan Perwal 26/2013 tentang Larangan Peternakan Hewan Kaki Empat. Itu aja tegaskan, nggak usah buat gimmick-gimmick,” ketus anggota DPRD Medan ini lagi.

Pada berita sebelumnya, Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution saat diwawancarai terlihat berang dan tidak terima terhadap perbuatan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab membuang bangkai babi dalam karung di pinggir jalan.

“Memang babi itu, yang buang babi di jalan itu,” berangnya, Jumat (15/11) kemarin.

Dikatakan Akhyar, saat ini bangkai babi yang dibuang di pinggir jalan maupun yang berada di Danau Siombak telah dikubur oleh Pemerintah Kota Medan.

“Bangkai babi sudah dikubur semua. Bangkai babi yang dibuang itu berasal dari luar Kota Medan. Kurang ajar itu manusia,” pungkasnya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Akhyar: Ingatkan Kami Terus Agar Tetap Amanah

MEDAN, Waspada.co.id – Seratusan jamaah Masjid Jamik di Jalan Karya, Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.