_
Home / Warta / Politik / Dinilai Cocok Dipasangkan dengan Gibran, Ini Fakta-Fakta Tentang Cucu Soekarno Paundrakarna
foto: Merdeka.com

Dinilai Cocok Dipasangkan dengan Gibran, Ini Fakta-Fakta Tentang Cucu Soekarno Paundrakarna

SOLO, Waspada.co.id – Nama cucu Presiden Soekarno, Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara tiba-tiba muncul dalam bursa Pilkada Kota Solo 2020. Berawal dari Partai Gerindra berniat memasangkan putra mahkota Istana Mangkunegaran tersebut dengan putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

Ketua DPC Partai Gerindra Solo, Ardianto menilai Paundrakarna cocok jika dipasangkan dengan Gibran. Seperti diketahui saat ini Gibran berniat maju sebagai calon wali Kota Solo 2020.

“Menurut saya, mereka ini cocok dipasangkan, sama-sama masih muda. Mas Paundra seorang seniman, budayawan, sedangkan Mas Gibran pengusaha sukses,” ujar Ardianto, Selasa (29/10).

Siapakah sosok cucu sang Proklamator Soekarno, Paundrakarna, yang dinilai cocok mendampingi Gibran di Pilkada Kota Solo? Berikut ini profilnya:

1. Cucu Soekarno
G.R.M Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara, lahir di Jakarta, 19 April 1979. Ia adalah putra dari pasangan KGPAA Mangkunegara IX dan Sukmawati Soekarnoputri (kini sudah bercerai) dan cucu dari Presiden Soekarno.

Paundrakarna lulusan SMAN 1 Surakarta tahun 1994. Kemudian ia melanjutkan pendidikannya ke Universitas Trisakti jurusan desain grafis. Namun pada tahun 1995 ia memutuskan keluar dari Universitas Trisakti karena merasa tidak cocok dengan jurusan yang ia pilih.

Kemudian, Paundrakarna memutuskan masuk Akademi Komunikasi Indonesia di Yogyakarta mengambil jurusan broadcast dan lulus pada tahun 2000.

2. Berkarier di Dunia Hiburan
Mewarisi wajah rupawan dari sang kakek, Paundrakarna terjun ke dunia hiburan, khususnya seni peran. Ia pernah terlibat dari sinetron yang berjudul Saraswati.

Kemudian ia bermain sinetron Gina Cinta dari SMA sebagai Galih pada tahun 2003 bersama Ratna Galih, yang melejitkan namanya di dunia entertainment. Pada 2016, Paundrakarna pernah terlibat dalam film ‘Rudy Habibie’ sebagai tokoh antagonis.

Paundrakarna juga terjun ke dunia tarik suara, ia merilis album perdana pada 2004. Salah satu lagu dari album ini berjudul Galih dan Ratna soundtrack sinetron Gita Cinta dari SMA yang ia bintangi. Lagu ini diciptakan oleh pamannya sendiri Guruh Soekarnoputra.

3. Terjun ke Dunia Politik
Darah politik Presiden Soekarno rupanya juga turun ke sang cucu Paundrakarna. Ia mengikuti jejak sang kakek dan tantenya Megawati Soekarnoputri terjun ke dunia politik.

Ia bergabung ke PDIP, dan pernah menjadi anggota DPRD Solo periode 2009-2014 fraksi PDIP. Namun, Paundrakarna kemudian dicopot dari jabatannya sebagai anggota DPRD karena dinilai kurang aktif dalam kegiatan DPRD.

Setelah Gerindra berencana memasangkan Paundrakarna untuk mendamping Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo, Paundrakarna mengapresiasi Partai Gerindra yang pertama kali memunculkan namanya. Kendati demikian ia masih enggan menanggapi rencana tersebut. Ia hanya bersyukur, ternyata selama ini ada orang yang masih memikirkan dia.

“Patut disyukuri, ternyata masih ada orang yang mikirin saya. Saya selalu percaya dengan jalan Tuhan, campur tangan Tuhan dan para leluhur. Kalau memang ‘kersanipun ingkang murbeng dumadi’ (kehendak Yang Maha Kuasa) akan terjadi seperti semestinya,” ujarnya.

Paundra yakin wacana tersebut sudah dipikirkan secara matang oleh Partai Gerindra di level atas. Ia juga yakin Gerindra sudah mengamati dan memantau prestasinya. Kendati demikian dia enggan menanggapi lebih lanjut terkait isu tersebut.

“Saya serahkan seluruhnya kepada Tuhan saja,” ujarnya. (merdeka/data2)

Check Also

Soal Kasus Novel Baswedan, Polri: Ini Masalah Waktu Saja

JAKARTA, Waspada.co.id – Polri menegaskan pihaknya masih terus mengusut kasus penyiraman air keras terhadap penyidik ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.