Delegasi Maroko Borong Ulos di Samosir

Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

SAMOSIR, Waspada.co.id – Seakan tidak ada habisnya, keseruan perjalanan rombongan Familiarization (Fam) Trip asal Maroko berlanjut di Kampung Ulos Hutaraja, Desa Lumban Suhisuhi, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sabtu (2/11).

Tidak hanya sekadar melihat dan mencoba proses pembuatan, mereka juga tertarik dan memborong beberapa set ulos untuk dibawa pulang ke Maroko. Kedatangan rombongan Fam Trip disambut tarian tor-tor oleh penduduk setempat sebagai ucapan selamat datang dan lambang kehormatan bagi tamu.

Tertarik bergabung, rombongan asal Maroko ini pun ikut menari menirukan gerakan masyarakat di Kampung Ulos. Dilanjutkan dengan meninjau ulos-ulos yang dipajang di dinding rumah-rumah adat Batak.

Rombongan juga tertarik dan memperhatikan seorang inang (ibu) yang sedang sibuk menenun ulos. Bahkan, Fatima Zahra Imzouarh, salah satu tour operator Maroko, penasaran dan ingin mencoba proses pembuatan ulos.

“Ternyata sangat rumit, saya salut dengan ibu-ibu di sini yang sabar menghadapi benang-benang itu dan menjadikannya sebuah kain yang cantik, itu luar biasa,” katanya.

Nisrine Znaidi, staf KBRI asli Maroko, menyukai keindahan ulos dan langsung memborong satu set ulos dari pengrajin yang sama dengan penjual ulos yang dibeli Presiden Jokowi saat berkunjung ke Kampung Ulos.

“Di Maroko kita juga punya semacam perkampungan khusus seperti ini. Penduduknya adalah pengrajin. Tetapi kalau di Maroko lebih banyak keramik dan karpet,” ucapnya.

Yassine Meghraoui, videografer profesional Maroko, tak mau kalah dan juga membeli satu set ulos. Sembari menenteng kamera, dirinya mendokumentasikan Kampung Ulos.

“Ini kampung yang unik lengkap dengan rumah adatnya, saya buat video untuk dipromosikan di Maroko nanti. Masyasarakat Maroko adalah penikmat dan sangat menghargai kerajinan tangan,” tuturnya.

Puas berkeliling dan interaksi dengan penduduk setempat, rombongan Fam Trip melanjutkan perjalanan ke Kampung Huta Siallagan untuk menelusuri sejarah Batak. Sebelumnya, rombongan mengunjungi Rest Area Geopark Kaldera Toba Tele persis di samping Menara Pandang Tele, Kecamatan Harian.

Meski sudah puas menikmati keindahan danau toba saat bermalam di Simalem Resort, pemandangan dari Menara Pandang Tele ternyata tetap memukau rombongan. Diakui, Danau Toba memang menawarkan keindahan yang berbeda-beda dari berbagai sudut. (wol/aa)

editor AUSTIN TUMENGKOL