Datangkan Jurnalis dan Influencer, Pariwisata Sumut Bakal Promosi di Maroko

foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

MEDAN, Waspada.co.id – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Maroko dan Republik Islam Mauritania bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendatangkan 10 delegasi Maroko mengeksplorasi keindahan dan kekayaan Sumut.

Pengalaman dan perjalanan mereka nantinya akan dipublikasikan dan disebarluaskan sebagai bentuk promosi di Maroko. Turut mendampingi para delegasi adalah Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Maroko Hasrul Azwar, Sekretaris Pertama KBRI di Rabat Hanung Nugraha, Sekretaris Ketiga KBRI di Rabat Erna Sugih Priatin, dan Staf KBRI di Rabat Nisrine Znaidi.

Delegasi yang terdiri atas para jurnalis, influencer atau penggiat media sosial, dan pelaku usaha perjalanan (tour operator) disambut oleh Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) Musa Rajekshah di rumah dinasnya, Jumat (1/11). Berkenalan dan mengucapkan selamat datang, Wagub pun menyampaikan selayang pandang mengenai Sumut.

“Menarik para investor dan wisatawan merupakan dua dari beberapa prioritas penting yang ingin kita wujudkan di Sumut. Untuk itu, saya berharap perjalanan kalian akan menjadi jalan untuk khalayak luas khususnya investor dan pelaku usaha Maroko, agar lebih mengenal potensi dan keunggulan Sumut,” harapnya.

Terima masukan dari Duta Besar Hasrul Azwar, kata Wagub, Pemprovsu akan segera menindaklanjuti kerja sama Sister Province dengan kota-kota di Maroko. Salah satu kota yang akan dijajaki kerja sama sister province dengan kota pelabuhan terbesar di Maroko bernama Tanger.

Diketahui, Tanger merupakan kota pelabuhan terbesar di Maroko, kelima di dunia, dan nomor satu terbesar di antara 54 negara afrika. Menjalin kerja sama sister province dengan Tanger, memudahkan Sumut menyalurkan produk-produk pertanian, dagang, dan lainnya. Tidak hanya menjadi jalur masuk ekspor ke Maroko, tetapi juga negara-negara Afrika lainnya.

Selain itu, Musa juga menyampaikan akan memastikan keikutsertaan Sumut pada pameran perdagangan internasional yang dilenggarakan KBRI untuk Maroko sebagai upaya promosi produk-produk unggul Indonesia, pertengahan November nanti.

Hasrul Azwar menyampaikan sebagai putra daerah Sumut, dirinya merasa bertanggung jawab untuk membangun Sumut. Melalui jabatan yang sekarang diembannya, Hasrul ingin memberi manfaat kepada Sumut.

“Untuk itu, kita bawa jurnalis, influencer dengan followers banyak di media sosial, dan tour operator. Kita ingin mereka tahu Indonesia itu bukan cuma Bali. Ada Sumut yang tidak kalah kaya dan indah. Banyak yang bisa kita kerjasamakan dengan Maroko, apalagi secara historis kita sudah jalin hubungan baik,” tuturnya.

“Teh dan kopi menjadi komoditas yang paling diminati. Untuk arus wisatawan Maroko ke Indonesia, tahun 2018 mencapai 10 ribu. Itu pencapaian yang luar biasa mengingat jarak yang jauh. Mudah-mudahan setelah ini akan ada peningkatan, khususnya ke Sumut,” ucap Hasrul. (wol/aa/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL