_
Home / Sumut / Wagubsu Minta Disdik dan Inspektorat Evaluasi Dugaan Malapraktik Dana BOS
foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

Wagubsu Minta Disdik dan Inspektorat Evaluasi Dugaan Malapraktik Dana BOS

MEDAN, Waspada.co.id – Menanggapi laporan dari perwakilan guru, komite sekolah, dan siswa SMAN 1 Tiganderket, Kabupaten Karo, tentang dugaan malapraktik pengelolaan Dana BOS di sekolah tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah menginstruksikan Inspektorat dan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumut segera memeriksa dan evaluasi.

Pemeriksaan dan evaluasi terkait mulai dari Unit Pelaksana Teknis (UPT), Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, dan kepala sekolah. Demikian disampaikan Wagub saat menerima audiensi perwakilan guru, komite sekolah, dan siswa SMAN 1 Tiganderket di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (3/10).

“Saya minta Dinas Pendidikan dan Inspektorat Sumatera Utara mengevaluasi Kepala UPT, kepala sekolah, dan minta laporannya segera. Dari hasil yang saya dengar ini, sama-sama kita duga ada sesuatu hal mengenai pengelolaan Dana BOS,” ujar Musa.

Saat menerima audiensi, Wagub mendengarkan aduan perwakilan bahwa diduga adanya tindakan malapraktik dalam pengelolaan Dana BOS di lingkungan sekolah. Puncaknya, siswa unjuk rasa mempertanyakan transparansi pengelolaan Dana BOS pada 16 September lalu.

“Benar melakukan aksi. Kami ingin tahu ke mana dana BOS ini, sementara pembangunan minim. Yang kami rasakan di sekolah mulai kekurangan buku, ada kelas tidak memiliki aliran listrik, kelas dibagi sekat, jika hujan sulit belajar karena banyak genteng dan seng bocor,” ujar Jeremiah Tarigan, siswa kelas XII.

Mewakili guru, Suartini Br Bangun, menjelaskan dugaan malapraktik sudah terjadi selama empat tahun terakhir. Para guru dan komite melihat tidak adanya transparansi dalam pengelolaan Dana BOS dan tidak pernah dilibatkan dalam perencanaan anggaran maupun laporan pertanggungjawaban.

“Hal ini yang memicu anak-anak unjuk rasa karena ingin tahu aliran penggunaan Dana BOS, karena selama ini sekolah kekurangan fasilitas,” ujar Suartini.

Ketua Komite Sekolah SMAN 1 Tiganderket, Bahtra Pelawi, menyebutkan pihaknya sudah membangun komunikasi dengan kepala sekolah terkait Dana BOS. Namun, komite sekolah hanya berhak terlibat dalam tahap proposal, tidak dalam pengelolaan.

Mendengar aduan ini, Wagub yang juga akrab disapa Ijeck menganalisis masalah serta mendengarkan pendapat Dinas Pendidikan Sumut dan Inspektorat terkait kejelasan Dana BOS tersebut. Ijeck pun akan menjadwalkan kunjungan ke SMAN 1 Tiganderket. (wol/aa/data1)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Segitiga Indonesia-Malaysia-Thailand Bakal Tingkatkan Perekonomian Sumut

MEDAN, Waspada.co.id – Segitiga Pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Thailand atau dikenal dengan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) bakal meningkatkan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.