_
Home / Sumut / Wagubsu Harapkan Dapat Minimalisir Peredaran Barang Ilegal

Wagubsu Harapkan Dapat Minimalisir Peredaran Barang Ilegal

MEDAN, Waspada.co.id – Kantor Balai Pengawasan Tertib Niaga (BPTN) resmi dibentuk di empat kota, yaitu Medan, Bekasi, Surabaya, dan Makassar. Peresmian keempat kantor tersebut dilakukan secara simbolis oleh Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, di Gedung Surveyor Indonesia, Jalan Sunggal Medan, Rabu (9/10).

Persemian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Mendag didampingi Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) Musa Rajekshah, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag RI, Veri Anggriono Sutiarto dan Kakanwil Bea Cukai Sumut, Oza Olavia.

Wagub menyampaikan ucapan selamat datang kepada Mendag dan rombongan sekaligus terima kasih atas dibentuknya kantor BPTN Regional Sumut. Dengan adanya kantor ini, maka konsumen akan terlindungi dan pelaku usaha akan tertib dalam melakukan importasi.

“Dengan adanya kantor balai ini, dengan port (pelabuhan) di Belawan, tentu meminimalisir harga distribusi. Harga barang lebih terjangkau nantinya. Perusahaan yang belum memiliki izin impor tentu juga terbantu adanya kantor ini. Mudah-mudahan, barang-barang ilegal tidak lagi beredar dan yang legal harganya makin terjangkau,” ujar Wagub.

Namun, kata Wagub, seperti arahan dari Mendag, pengawasan dan monitoring harus senantiasa ditingkatkan dan diperketat. Sehingga, produk-produk impor tidak mematikan produk-produk dalam negeri, khususnya barang lokal Sumut.

Menanggapi perihal SDM Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Sumut yang saat ini tersebar di dinas-dinas lain, Wagub menyampaikan akan dilakukan pendataan agar SDM-SDM tersebut ditarik kembali untuk bertugas di Kantor BPTN.

“Seperti kata Pak Menteri, SDM yang melakukan pengawasan tentu harus yang sudah memiliki keahlian, tidak bisa sembarangan. Keahlian dan ilmu PPNS itu penerapannya adalah di sini,” jelas Musa atau biasa disapa Ijeck.

Di akhir, Ijeck menyampaikan bahwa Pemprovsu akan senantiasa mendukung kegiatan pengawasan Post Border terhadap peredaran produk yang masuk melalui impor. Kepada pelaku usaha, diimbau mematuhi segala peraturan yang berlaku dalam importasi.

Mendag Enggartiasto Lukita menjelaskan tujuan dibentuknya kantor BPTN untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pengawasan terhadap produk impor di luar kawasan pabean (post border) di berbagai wilayah Indonesia.

Ditjen PKTN Kemendag RI, Veri Anggriono Sutiarto, menambahkan pengawasan post border dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di pintu masuk barang impor dan domisili perusahaan importir. (wol/aa/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Ijeck Ingatkan Perusahaan dan UKM Jaga Lingkungan dan Keselamatan Kerja

MEDAN, Waspada.co.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Musa Rajekshah, menyerahkan Piagam Penghargaan Produktivitas Terbaik ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.