_
Home / Medan / Minimalisir Angka Kecelakaan, KAI Sosialisasikan Keselamatan
WOL Photo

Minimalisir Angka Kecelakaan, KAI Sosialisasikan Keselamatan

MEDAN, Waspada.co.id – Peran Serta Masyarakat terhadap Keselamatan Perkeretaapaian sangat dibutuhkan terutama dalam hal mentaati dan patuh terhadap rambu-rambu di perlintasan sebidang dengan jalur kereta api.

Dengan lebih memprioritaskan perjalanan kereta api, tidak mendirikan bangunan di daerah jalur kereta api, tidak menempatkan atau menaruh barang berbahaya di jalur kereta api.

Selama ini perlintasan sebidang merupakan salah satu titik yang sering terjadi kecelakaan. Melihat fakta tersebut, KAI Divre I SU bersama-sama Railfans dan Balai Teknik Perkeretaapian Sumatera Bagian Utara melakukan sosialisasi di Perlintasan Sebidang yang meliputi perlintasan JPL 04 KM 1 + 325 Jalan Sisingamangaraja Medan dan JPL 03 KM 1 + 154 Jalan Mahkamah Medan Petak Jalan Medan Bandar Khalipah serta sosialisasi akan beroperasinya jalur ganda lintas Medan Kualanamu.

Disampaikan Manager Humas PT KAI (Persero) Divre I Sumatera Utara, Ilud Siregar, bahwa dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk mentaati aturan lalu lintas di perlintasan sebidang semakin meningkat.

“Sebab, pelanggaran lalu lintas di perlintasan sebidang tidak saja merugikan pengendara jalan tetapi juga perjalanan kereta api,” tuturnya, Kamis (24/10).

Perlu diketahui perlintasan sebidang merupakan perpotongan antara jalur kereta api dan jalan yang dibuat sebidang. Perlintasan sebidang tersebut muncul dikarenakan meningkatnya mobilitas masyarakat menggunakan kendaraan yang harus melintas atau berpotongan langsung dengan jalan kereta api.

“Tingginya mobilitas masyarakat dan meningkatnya jumlah kendaraan yang melintas memicu timbulnya permasalahan yaitu terjadinya kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang,” jelasnya.

Sesuai Undang Undang No.23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 94 menyatakan bahwa untuk keselamatan perjalanan kereta api dan pemakai jalan, perlintasan sebidang yang tidak mempunyai izin harus ditutup, kemudian penutupan perlintasan sebidang sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dilakukan oleh pemerintah atau pemerintah daerah.

“Kita mencatat terdapat 98 perlintasan sebidang yang resmi dan 276 perlintasan sebidang yang tidak resmi. Sedangkan perlintasan tidak sebidang baik berupa flyover maupun underpass berjumlah 7,” jelasnya.

Hingga Bulan September Tahun 2019 di wilayah Divre I Simut telah terjadi 79 kali kecelakaan dimana 4 di perlintasan resmi,41 perlintasan tidak resmi,24 pejalan kaki dan 10 hewan ternak. Salah satu tingginya angka kecelakaan pada perlintasan juga kerap terjadi lantaran tidak sedikit para pengendara yang tetap melaju meskipun sudah ada peringatan melalui sejumlah rambu yang terdapat pada perlintasan resmi.

“Selain itu pada Undang Undang No. 22 Tahun 2009, Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114 menyatakan bahwa pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengemudi kendaraan wajib. Berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai di tutup dan atau ada isyarat lain. Mendahulukan kereta api, dan. Memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel,” ungkapnya.

Meskipun kewajiban terkait penyelesaian keberadaan di perlintasan sebidang bukan menjadi bagian dari tanggung jawab KAI selaku operator, namun untuk mengurangi kecelakaan dan meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang beberapa upaya telah dilakukan KAI.

“Di antaranya melakukan sosialisasi dan menutup perlintasan tidak resmi. Sebanyak 44 perlintasan tidak resmi telah tutup di wilayah Divre I Sumut dari tahun 2018 – September 2019. Pada prosesnya langkah yang dilakukan KAI untuk keselamatan tersebut juga kerap mendapatkan penolakan dari masyarakat. Dalam kondisi tersebut diperlukan langkah untuk mencari jalur alternatif bagi masyarakat yang harus disolusikan bersama oleh pemerintah pusat atau daerah,” tandas Ilud.(wol/eko/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

KAI Catat Hari Ketujuh Nataru Sudah 96.142 Penumpang

Waspada.co.id – Hari ketujuh angkutan Nataru, KAI Sumut catat penumpang yang berangkat menggunakan angkutan kereta ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.