Andreescu: Maafkan Saya, Amerika

foto: twitter

NEW YORK, Waspada.co.id – Final AS Terbuka selalu menghadirkan kejutan setiap tahunnya. Setelah Naomi Osaka mengejutkan dunia dengan menjadi petenis putri pertama Jepang yang meraih trofi grand slam tahun lalu, kini giliran Bianca Andreescu.

Sejarah diciptakan ketika Bianca mencatatkan dirinya sebagai petenis pertama asal Kanada yang berhasil menjadi juara grand slam di era terbuka. Sama seperti Osaka, petenis berusia 19 tahun itu juga mengalahkan mantan ratu tenis Serena Williams. Bianca menang 6-3, 7-5 di final AS Terbuka 2019 yang digelar di Arthur Ashe Stadium, New York, Minggu (8/9).

“Tahun ini sebuah mimpi menjadi kenyataan,” kata Bianca kepada penonton.

“Saya merasa bersyukur dan sungguh diberkahi. Saya bekerja sangat keras untuk mencapai moment ini. Untuk bermain di panggung ini melawan Serena -legenda sesungguhnya di tenis- adalah hal menakjubkan,” ujarnya.

“Tapi, maafkan saya semua! Karena saya tahu kalian ingin Serena yang menang,” ucapnya disambut tawa dari penonton.

Keberhasilan ini juga menjadikan Bianca tercatat sebagai petenis muda pertama yang berhasil meraih trofi grand slam sejak Maria Sharapova di Wimbledon 2004 lalu. Bagi Serena, ini menjadi final keempat yang gagal dijuarainya tahun ini secara beruntun. Artinya, trofi grand slam ke 24 bagi Serena masih tertunda.

“Bianca memang tampil luar biasa. Bianca memainkan laga yang menakjubkan. Saya sangat bangga dan gembira untuk Anda, pertandingan tenis yang luar biasa tersaji di sini,” ujar Serena sportif. (wol/aa/twt/data2)

editor: AUSTIN TUMENGKOL