_
Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Triwulan II, Ekonomi Sumut Tumbuh 5,25 Persen
Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi. (WOL Photo)

Triwulan II, Ekonomi Sumut Tumbuh 5,25 Persen

MEDAN, Waspada.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) wilayah Sumatera Utara mencatat perekonomian Sumatera Utara pada triwulan II 2019 tumbuh 5,25 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara, Syech Suhaimi, menuturkan pertumbuhan ekonomi Sumut pada triwulan II 2019 tersebut didukung oleh semua lapangan usaha.

“Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha informasi dan komunikasi sebesar 9,82 persen, diikuti penyediaan akomodasi makan dan minum sebesar 9,01 persen dan administrasi pemerintahan sebesar 8,42 persen,” tuturnya di Medan, Senin (5/4).

Penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sumut triwulan II-2019 dari lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,48

persen, diikuti perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 1,14 persen dan konstruksi 0,94 persen. Struktur PDRB Sumut menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan II 2019 tidak menunjukkan perubahan yang berarti.

“Pertanian, kehutanan dan perikanan, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor serta industri pengolahan masih mendominasi PDRB Sumut,” jelasnya.

Ekonomi Sumut triwulan II 2019 tumbuh sebesar 2,10 persen bila dibandingkan triwulan sebelumnya (q to q). Pada triwulan ini, dari 17 lapangan usaha, sebanyak 15 lapangan usaha tumbuh positif. Lapangan usaha administrasi pemerintahan memiliki pertumbuhan yang tertinggi yaitu sebesar 4,57 persen diikuti lapangan usaha informasi dan komunikasi sebesar 4,45 persen serta lapangan usaha pengadaan listrik dan gas sebesar 3,68 persen.

“Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar 10,90 persen,” jelasnya.

Bahkan dua lapangan usaha tumbuh negatif atau mengalami kontraksi yaitu lapangan usaha jasa kesehatan dan kegiatan sosial mengalami kontraksi sebesar 0,15 persen dan lapangan usaha industri pengolahan mengalami kontraksi sebesar 0,04 persen.

“Sumber utama pertumbuhan (q to q) ekonomi Sumut triwulan II-2019 yang terbesar adalah perdagangan besar dan eceran, serta reparasi mobil, sepeda motor sebesar 0,53 persen diikuti pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 0,43 persen dan konstruksi 0,37 persen,” tandasnya.(wol/eko/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Investor Sumut Meningkat Hingga Oktober 2019

MEDAN, Waspada.co.id – Jumlah investor di Sumatera Utara terus meningkat. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.