Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba, Sabu 73 Kg dan 5.025 Ekstasi Disita

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Polda Sumut menggagalkan peredaran ganja seberat 70 kg, sabu seberat 73 kg, dan 5.025 butir pil ekstasi.

Narkoba tersebut disita dari 8 tersangka yang merupakan jaringan Malaysia- Aceh- Sumatera Utara.

Dalam pengungkapan peredaran narkoba itu, petugas menembak mati pelaku berinisial M alias N dan AAS ditembak kakinya. Sementara, lima pelaku lainnya yang diamankan yaitu IR alias I, ME, FHP alias F, AC alias D, I dan A.

“Para pelaku ditangkap dari beberapa lokasi pada tanggal 20 hingga 25 Agustus 2019. Satu pelaku M alias N mencoba melarikan diri, sehingga petugas memberikan tindakan tegas terukur. Pelaku meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Medan,” ujar Kapoldasu, Irjen Pol Agus Andrianto, Rabu (28/8).

Dijelaskan, awalnya petugas mendapat infrormasi adanya dua laki-laki yang membawa ganja di Jalan Selamat Ketaren, Desa Medan Estate, Kabupaten Deliserdang, Selasa (20/8).

Dari informasi itu petugas melakukan penyelidikan dan menghentikan satu unit angkutan umum BK 7225-DM yang ditumpangi I alias IR, dan ME.

“Dari keduanya disita barang bukti 70 kg ganja,” ujarnya.

Saat diinterogasi, Agus mengungkapkan pelaku mengaku bahwa ada seorang laki-laki memiliki narkoba di Jalan Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Petugas pun melakukan pengembangan dan menangkap pelaku AAS di Jalan Latsitarda Nusantara 8, Asahan pada Jumat (23/8).

“Dari pelaku disita barang bukti 2 kg sabu. Saat dilakukan pengembangan pelaku mencoba melarikan diri, sehingga petugas menembak kaki kiri pelaku,” ungkapnya.

Kapolda menuturkan, tak sampai di situ, petugas kembali melakukan pengembangan dan menangkap M alias N dan tersangka FHP alias F saat mengendarai mobil Vitara BK 1140 AF di Komplek Asrama Abdul Hamid, Jalan Medan – Binjai pada Minggu (25/8).

Petugas melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti sabu yang terbungkus dalam kemasan teh cina warna hijau dengan berat netto 1.000 gram dan 5 bungkus pil ekstasi 5.025½ dengan berat lebih kurang 2.000,9 gram.

“Petugas juga menangkap AC alias D saat mengendarai Toyota Avanza BK 1507 OYdikawasan langkat. Namun, saat dilakukan penggeledahan tidak ditemukan barang bukti narkoba,” tuturnya.

Lalu, sambung Agus, petugas juga menangkap I dan A saat mengendarai mobil GranMax BK 8035 PK di Jalan Megawati, Binjai Timur, Binjai. “Dari pelaku disita barang bukti 70 Kg sabu,” tegasnya.

“Para pelaku dijerat dengan Pasal 111 Ayat (2) atau Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ncaman hukuman mati atau penjara seumur hidup,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN